Logo Bloomberg Technoz

Secara teknikal, IHSG membentuk hammer di area support 6.475–6.375 sekaligus bertahan di rentang MA20 6.533, membuka peluang technical rebound.

“Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguji resistance terdekat 6.600, dengan 6.700 sebagai resistance berikutnya; selama bertahan di atas 6.475, bias jangka pendek masih konstruktif,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, 

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah UNTR, IMPC, dan TINS.

Lebih lanjut, melansir Phintraco Sekuritas, Bursa Wall Street ditutup di zona negatif, tertekan oleh aksi jual yang berlanjut di pasar obligasi, meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga, serta peningkatan harga minyak. 

“Investor global akan menantikan keputusan moneter beberapa Bank Sentral, seperti The Fed, Bank of England, dan Bank of Japan. Menurut CME FedWatch Tools, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bps pada pekan ini meningkat hingga hampir 87% setelah dirilisnya data inflasi,” terang Phintraco.

Secara weekly, MACD masih bertahan di level positif, namun Stochastic RSI membentuk death cross di area overbought. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 6.450–6.700 pada perdagangan pekan ini.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham ANTM, ASII, EMAS, MDKA, dan ISAT.

CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, menguatnya Bursa Wall Street dan naiknya harga emas serta tembaga diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.465–6.390 dan resistance 6.620–6.695,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham TAPG, AALI, ISAT, TINS, AMMN, dan EMAS.

Panin menyematkan IHSG berpotensi lanjut melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang masih tinggi, yang mendorong kenaikan harga minyak dan inflasi, potensi kenaikan suku bunga The Fed yang dapat memberikan tekanan ke nilai tukar rupiah, melemahnya komoditas, serta masih keluarnya dana asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan kembali melemah,” mengutip Panin Sekuritas.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah INET, BRMS, dan INCO.

(fad/wep)

No more pages