Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan semakin berkembangnya modus penambahan BKO secara ilegal ke dalam OBA.
“Temuan pyrimidenafil menjadi perhatian serius BPOM karena merupakan jenis BKO yang baru pertama kali kami identifikasi dalam pengawasan obat bahan alam di Indonesia,” kata Taruna dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).
BPOM menyatakan akan terus mengembangkan metode analisis dan memperluas cakupan pengujian di laboratorium. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi bukan hanya BKO yang sudah umum ditemukan, tetapi juga senyawa baru, analog, maupun turunannya yang berpotensi ditambahkan secara ilegal ke dalam OBA.
“Penggunaan senyawa yang berbeda dari BKO yang selama ini umum ditemukan diduga merupakan salah satu modus operandi pelaku yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui pengawasan dan pengujian produk,” kata Taruna.
Selain pyrimidenafil, pengawasan BPOM pada Juli 2026 juga menemukan 35 produk OBA tanpa izin edar (TIE) yang mengandung BKO.
Bahan kimia obat yang ditemukan antara lain sildenafil, tadalafil, sibutramin, deksametason, parasetamol, natrium diklofenak, hingga sejumlah senyawa lainnya.
BPOM menegaskan BKO tidak boleh ditambahkan ke dalam OBA. Penggunaan BKO secara ilegal juga berisiko bagi konsumen karena zat tersebut dikonsumsi tanpa informasi yang jelas mengenai jenis, jumlah, dosis, kontraindikasi, maupun kemungkinan interaksinya dengan obat atau bahan lain.
Terhadap tiga produk yang terbukti mengandung pyrimidenafil, BPOM telah mengambil tindakan berupa pembatalan izin edar.
Sementara terhadap 35 produk OBA TIE yang mengandung BKO, BPOM melakukan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
BPOM juga melakukan penelusuran untuk mengantisipasi kemungkinan penggunaan pyrimidenafil maupun BKO jenis baru lainnya. Pengawasan dilakukan terhadap produk yang beredar secara langsung maupun melalui perdagangan daring.
Masyarakat diminta memeriksa nomor izin edar sebelum membeli atau mengonsumsi OBA. Verifikasi dapat dilakukan melalui situs resmi Cek BPOM, aplikasi BPOM Mobile, atau informasi publik yang disediakan BPOM.
BPOM juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai produk dengan klaim berlebihan, seperti peningkatan stamina secara instan atau kemampuan meredakan pegal linu dalam waktu singkat. Produk dengan klaim semacam itu berisiko mengandung BKO.
Daftar 38 Produk yang Ditemukan BPOM
Klaim Stamina/Obat Kuat
1. EXIE — NIE TR233063631 — PT Bintang Kupu-Kupu. NIE dibatalkan dan mengandung BKO pyrimidenafil.
2. DURAMAX — NIE TR212253041 — PT Bintang Kupu-Kupu. NIE dibatalkan dan mengandung BKO pyrimidenafil.
3. YUBOKKI — NIE TR245031991 — PT Bintang Kupu-Kupu. NIE dibatalkan dan mengandung BKO pyrimidenafil.
4. Dodol Jamu Pusaka Ayah — Pusaka Ayah, Aceh Utara, Indonesia. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO sildenafil.
5. Firefox Woman Supplies — Bacchus Biotechnology Products Co., Ltd. Mengandung BKO sildenafil, parasetamol, dan tadalafil.
6. Machocan Plus — PJ Kera Sakti. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO tadalafil serta sildenafil.
7. Kuat Lelaki Dayak — NIE TR993207638 — PJ Kalimantan Indonesia. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO sildenafil.
8. Strong Man Coffee — Yongfatt Vision Trading. Mengandung BKO desmethyl carbodenafil.
9. New Tangkur Ganas — NIE TDP 1108260096 — PJ Putra Perkasa, Tangerang. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO sildenafil.
10. Chang San POM — NIE TI 053 147 558 — PJ Akar Mujarab, Indonesia. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO sildenafil serta tadalafil.
11. Super Stud 007 — tidak mencantumkan produsen. Mengandung BKO sildenafil.
12. Kapsul Kuat & Tahan Lama Pajerox — PJ Jaya Strong, Jakarta. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO sildenafil.
13. Gentell-Man Obat Kuat — CV Tiong Fang, Indonesia. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO sildenafil serta parasetamol.
14. Lanang Sejati — PJ Sari Keraton, Jawa Tengah. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO sildenafil.
15. Kapsul Stamina & Tahan Lama Singa Jantan Ginseng & Sanrego — Long Black, Jakarta. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO sildenafil serta parasetamol.
Klaim Pegal Linu/Asam Urat/Sakit Gigi
16. Borneo — NIE TR053348168 — PJ Ramuan Dayak Martapura Banjarmasin. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO deksametason, meloksikam, serta parasetamol.
17. PE-GAT — PJ Rusa Emas. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO kafein serta parasetamol.
18. Tupai — CV Karna Dia. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO parasetamol, deksametason, serta natrium diklofenak.
19. New Capsul Elang — PJ Samudera Biru. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO parasetamol.
20. Asam Urat Flu Tulang — NIE TR023023493 — PJ Omega. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO deksametason.
21. Saraf Merah Pak Slamet — NIE TR053348358 — PT Slamet Group Indonesia. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO betametason.
22. Extra Binahong Depkes RI — NIE TR026761321 — PJ Padha Jaya Abadi. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO natrium diklofenak.
23. Raja Encok — NIE TR992019881 — PJ Keong Mas. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO parasetamol.
24. Golinu — NIE TR003298541 — Mandiragung Jaya. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO parasetamol.
25. Palu Sakti Obat Sakit Gigi & Sakit Kepala — NIE TR993203581 — PJ Sambung Jaya. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO parasetamol.
26. Dua Cobra Sakit Gigi — NIE TR0033305011 — PJ Dua Putri. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO parasetamol.
27. Pegal Linu Husada — NIE TR143676881 — CV Putri Husada, Jawa Timur. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO parasetamol.
28. Buah Merah Kunir Putih Mahkota Dewa — PJ Akar Papua, Jayapura, Indonesia. Diproduksi di sarana produksi ilegal dan mengandung BKO natrium diklofenak.
29. Minyak Urut Dayak — tidak mencantumkan produsen. Mengandung BKO metil salisilat.
Klaim Penggemuk/Nafsu Makan
30. Penggemuk Badan Herbal — tidak mencantumkan produsen. Mengandung BKO deksametason dan siproheptadin.
31. BodyFat — Beautywoman_ree. Mengandung BKO deksametason dan siproheptadin.
Klaim Pelangsing
32. Obat Diet Fat Loss - 4U Slim & Beauty — tidak mencantumkan produsen. Mengandung BKO orlistat.
33. LBT Langsing By Tii — tidak mencantumkan produsen. Mengandung BKO sibutramin.
34. Jamu Herbal Pelangsing (JHP) — PT Herbalindo Jakarta. Mengandung BKO sibutramin.
35. Pelangsing Hijrah — tidak mencantumkan produsen. Mengandung BKO sibutramin.
36. Pelangsing Pelakor Premium Super Strong 2 — tidak mencantumkan produsen. Mengandung BKO sibutramin.
Klaim Gatal
37. Sari Dukuh Gatal-Gatal/Eksim — NIE TR003340505 — PJ Putra Linggar. Mencantumkan NIE fiktif, diproduksi di sarana produksi ilegal, dan mengandung BKO prednisolon.
Klaim Gangguan Saluran Pencernaan/Maag
38. Qu Fe Su Wei Lin Dan — Hong Seng Medical, Hong Kong. Mengandung BKO famotidin.
(dec/naw)






























