“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” lanjutnya.
Dengan fondasi nasional yang kuat, Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya.
Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, terutama melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.
“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” kata Prabowo.
Melalui BRICS, Indonesia mendorong lahirnya kerja sama konkret untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan negara-negara anggota, tetapi juga menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat.
Partisipasi Indonesia dalam forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama multilateral dan mendorong tata kelola global yang lebih inklusif di tengah dinamika dunia yang terus berkembang.
(del)

























