AS dan Kanada terlibat perselisihan yang telah meluas jauh melampaui persoalan tarif dan mengancam mengganggu rantai pasok lintas perbatasan yang menjadi andalan industri penting seperti manufaktur otomotif.
Perundingan mengenai kesepakatan perdagangan yang lebih luas pada Agustus gagal pada saat-saat terakhir. Kondisi itu membuat Trump merealisasikan ancamannya untuk mengenakan tarif 50% terhadap barang-barang Kanada senilai miliaran dolar. Perdana Menteri Kanada Mark Carney membalas dengan mengenakan tarif pada 8 September terhadap sejumlah produk konsumen AS serta menaikkan bea atas berbagai produk baja AS menjadi 50% dari sebelumnya 25%. Trump kemudian mengumumkan langkah balasan tambahan terhadap Kanada, termasuk larangan terhadap produk tertentu dan perluasan tarif untuk produk lainnya.
Aksi saling balas tersebut telah mengubah perselisihan ekonomi antara AS dan salah satu sekutu terdekatnya menjadi konfrontasi yang lebih luas. Presiden AS itu berulang kali mengejek Kanada, bahkan mengancam akan menjadikannya negara bagian ke-51 AS dan menyebut perdana menterinya hanya sebagai “gubernur”. Pernyataan tersebut memicu sentimen anti-Trump di Kanada dan memungkinkan Carney menempatkan dirinya sebagai pembela kedaulatan Kanada. Trump juga memerintahkan agar nama Danau Ontario di peta AS diubah menjadi “Danau Amerika”.
Perselisihan ini memiliki taruhan politik yang besar bagi Trump, mengingat Partai Republik menghadapi perjuangan berat untuk mempertahankan kendali atas Kongres dalam pemilihan paruh waktu pada November. Popularitas Trump berada di titik terendah, di tengah ketidakpuasan pemilih terhadap penanganannya atas perekonomian dan perang Iran.
Perang dagang Trump dengan Kanada juga berisiko memperburuk tingginya harga yang menjadi perhatian utama para pemilih. Partai Republik di sejumlah negara bagian perbatasan, seperti Michigan yang akan menggelar persaingan penting untuk kursi Senat, menghadapi potensi dampak politik dari kebijakan tersebut.
Selain itu, terdapat risiko eskalasi lebih lanjut, tanpa adanya indikasi kapan kedua negara akan kembali melanjutkan perundingan resmi. Trump mengancam akan menghentikan penjualan jet Bombardier Inc yang berbasis di Kanada di AS dan juga mempertanyakan nilai mata uang Kanada.
(bbn)






























