Menurut dia, semakin banyak perusahaan teknologi China mengeluarkan dana untuk teknologi Huawei, semakin besar kemungkinan mereka memusatkan pengeluaran pada pemasok tersebut dan semakin tinggi biaya untuk beralih ke Nvidia.
“Setiap yuan yang dihabiskan untuk mem-porting ke software stack CANN milik Huawei dan memvalidasi Ascend dengan harga ini merupakan sunk cost yang memperkuat pijakan domestik,” ujarnya.
Reuters sebelumnya melaporkan kenaikan harga Ascend 950DT dan menyebut Cambricon Technologies Corp. yang berbasis di Beijing juga menaikkan harga hingga 30%, berdasarkan keterangan sumber yang mengetahui pembahasan harga tersebut.
Strategi penetapan harga agresif Huawei menunjukkan meningkatnya kepercayaan diri perusahaan untuk mendominasi pasar infrastruktur AI China, terutama karena produk tercanggih Nvidia dan Advanced Micro Devices Inc. tidak tersedia di negara tersebut.
Serangkaian pembatasan ekspor Amerika Serikat membuat sebagian besar kartu AI kelas atas buatan AS untuk pelatihan AI tidak dapat masuk ke China. Kondisi tersebut memberikan ruang lebih besar bagi Huawei untuk meningkatkan produksi dan penggunaan chip Ascend, meskipun masih terdapat kesenjangan kinerja yang cukup besar dengan produk terbaru Nvidia.
Sejumlah chip AS yang terkena pembatasan masih masuk ke China melalui jalur pasar abu-abu. Namun, pasokan tersebut tetap mahal dan tidak stabil sehingga memperkuat daya tarik alternatif buatan dalam negeri seperti Ascend 950DT.
Namun, Huawei menghadapi kendala dalam produksinya. Perwakilan penjualan perusahaan memberi tahu pelanggan bahwa pasokan high-bandwidth memory atau HBM sangat terbatas dan mendorong kenaikan biaya, menurut salah satu sumber.
Penggunaan HBM dalam sistem AI menjadi salah satu penyebab kelangkaan memori global selama setahun terakhir. Pada awal pekan ini, Huawei juga meluncurkan smartphone flagship baru dengan spesifikasi premium lainnya, tetapi perusahaan memiliki keterbatasan memori.
Huawei tidak menanggapi permintaan komentar melalui email.
Raksasa telekomunikasi dan elektronik yang berbasis di Shenzhen tersebut memprioritaskan perusahaan teknologi China terbesar dan pembangun infrastruktur AI untuk pengiriman Ascend 950DT.
Huawei mampu memproduksi sekitar ratusan ribu unit Ascend 950DT pada tahun ini, menurut laporan Bloomberg News pada pekan lalu.
(bbn)






























