Logo Bloomberg Technoz

Messi meningkatkan aktivitas komersialnya tahun ini. Pada April, dia mengumumkan akuisisi klub sepak bola divisi kelima Spanyol, Unió Esportiva Cornellà, dan pada Mei menyepakati pembelian sebuah gedung terkenal di Barcelona. Rantai restoran Argentina yang sebagian dimilikinya juga mengumumkan bulan lalu akan melakukan ekspansi ke Spanyol.

Pembelian Eldense akan menambah portofolio klub yang dimiliki Messi, seiring ekspansi aktivitas bisnisnya. Keluarga Messi mendirikan klub bernama Leones di Argentina. Dia juga memiliki saham di sebuah klub Uruguay bersama rekan setimnya, Luis Suárez, serta memiliki opsi untuk membeli saham Inter Miami setelah pensiun.

Messi belum menjelaskan strategi yang lebih luas terkait portofolio bisnisnya. Meski semakin banyak pemain dan mantan pemain sepak bola yang membeli klub-klub kecil, kepemilikan portofolio klub oleh satu individu masih tergolong tidak umum. Sejumlah klub dan investor terbesar di dunia memang memiliki tim di berbagai negara.

Eldense merupakan klub yang telah berusia 105 tahun dan berbasis di kota Elda, kawasan pesisir Valencia. Berbeda dengan Cornellà, klub tersebut bermain di kompetisi profesional. Eldense menghabiskan sebagian besar sejarahnya di antara divisi kedua dan ketiga, serta kompetisi regional, dan nyaris ditutup pada pergantian abad. Klub ini bermain di stadion berkapasitas 5.776 penonton.

Di luar sepak bola, kepentingan bisnis Messi juga mencakup real estate investment trust (REIT) yang tercatat di Spanyol dan dana modal ventura yang berbasis di Amerika Serikat.

Investasi tersebut, ditambah kontrak sponsor dan kontrak bermainnya, membuat Messi masuk dalam kelompok kecil atlet aktif yang diperkirakan memiliki kekayaan lebih dari US$1 miliar. Kelompok tersebut termasuk rival lamanya di lapangan, Cristiano Ronaldo, yang memiliki klub sepak bola Almería di Spanyol.

(bbn)

No more pages