“Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan harga minyak, pasar mungkin akan kesulitan untuk memusatkan perhatian pada hal lain selain isu inflasi,” kata Chris Larkin dari E\*Trade Morgan Stanley.
Alasan untuk menaikkan suku bunga ketika The Fed menggelar pertemuan pada 15-16 September mendatang kemungkinan akan bergantung pada data inflasi, setelah laporan ketenagakerjaan terbaru menunjukkan penguatan yang cukup luas di pasar tenaga kerja.
Ekonom memperkirakan indeks harga konsumen (CPI) naik 0,4% pada Agustus, meningkat dari bulan sebelumnya, salah satunya akibat kenaikan harga bensin. Jika komponen energi dan pangan yang bergejolak dikeluarkan, core CPIdiproyeksikan naik lebih moderat sebesar 0,2%, berdasarkan median survei Bloomberg menjelang laporan yang akan dirilis Jumat.
Angka tersebut akan membantu menurunkan ukuran inflasi yang mendasari secara tahunan menjadi 2,4%, kenaikan tahunan terkecil sejak 2021.
“Harga energi tidak bisa terus naik tanpa berdampak pada pasar, dan pada titik tertentu bahkan laporan inflasi yang jinak pada akhir pekan ini mungkin tidak banyak berarti jika harga minyak mentah tetap berada di kisaran pertengahan US$90, mendekati US$100,” kata para analis strategi di Bespoke Investment Group.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan langkahnya bulan lalu untuk memperluas program pembelian kembali surat utang pemerintah AS yang lebih lama ditujukan untuk meredakan “demam” di pasar obligasi.
Berikut terjemahannya:
Saham
- S&P 500 turun 0,6% pada pukul 16.00 waktu New York
- Nasdaq 100 turun 0,1%
- Dow Jones Industrial Average turun 1,2%
- Indeks MSCI World turun 0,6%
Mata Uang
- Indeks Bloomberg Dollar Spot relatif tidak berubah
- Euro relatif tidak berubah di level US$1,1624
- Pound Inggris relatif tidak berubah di level US$1,3539
- Yen Jepang menguat 0,2% menjadi 153,98 per dolar AS
Mata Uang Kripto
- Bitcoin turun 0,8% menjadi US$78.558,48
- Ether turun 0,3% menjadi US$2.488,2
Obligasi
- Imbal hasil Treasury AS 10 tahun relatif tidak berubah di 4,79%
- Imbal hasil obligasi Jerman 10 tahun turun 2 basis poin menjadi 3,37%
- Imbal hasil obligasi Inggris 10 tahun relatif tidak berubah di 5,17%
Komoditas
- Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 2,8% menjadi US$94,08 per barel
- Emas spot turun 1% menjadi US$4.360,27 per troy ounce
(bbn)





























