Walau tidak membawa Face ID, perangkat diperkirakan tetap memiliki kamera depan pada kedua layar. Kamera pada layar bagian dalam disebut berpotensi menggunakan sensor 24 MP yang ditempatkan di bawah layar.
Kamera Telephoto
Berikutnya, iPhone Ultra diperkirakan hanya membawa dua kamera belakang, yakni kamera utama Wide 48 MP dan Ultra Wide 48 MP.
Dengan konfigurasi tersebut, perangkat tidak akan memiliki kamera Telephoto seperti yang tersedia pada model iPhone Pro.
Baca Juga: Deretan HP Baru yang Rilis September 2026, iPhone hingga Xiaomi
Absennya kamera Telephoto disebut-sebut mengurangi kemampuan zoom optik iPhone Ultra jika dibandingkan model Pro.
Action Button
Apple juga diperkirakan tidak menyematkan Action Button pada iPhone Ultra. Dummy unit yang beredar menunjukkan keberadaan tombol daya dan tombol volume. Akan tetapi tidak memperlihatkan Action Button maupun sakelar mute pada sisi kiri perangkat.
Tombol volume disebut ditempatkan di bagian atas sisi kanan. Perubahan posisi tersebut diduga berkaitan dengan layout komponen internal serta memaksimalkan ruang di dalam bodi yang sangat tipis.
Jika terbukti, iPhone Ultra akan menjadi model yang berbeda dari iPhone Pro yang telah menggunakan Action Button sebagai pengganti sakelar mute.
Slot SIM Fisik
iPhone Ultra diperkirakan hanya mendukung eSIM, mengikuti pendekatan yang telah digunakan Apple pada sejumlah model iPhone terbaru. Analis Ming-Chi Kuo dan Mark Gurman dari Bloomberg sebelumnya memperkirakan iPhone Ultra akan menggunakan eSIM secara eksklusif.
Dengan demikian, pengguna tidak dapat memasukkan kartu SIM fisik ke perangkat dan harus menggunakan layanan eSIM dari operator.
5G mmWave
Fitur kelima yang diperkirakan absen adalah konektivitas 5G mmWave. Kemungkinan tersebut berkaitan dengan modem C2 buatan Apple yang disebut akan digunakan pada iPhone lipat. Kondisi ini berpotensi menjadi pembeda antara iPhone Ultra dan iPhone 18 Pro, khususnya untuk pasar Amerika Serikat.
Model Pro diperkirakan masih menggunakan modem Qualcomm untuk mendukung jaringan mmWave yang digunakan sejumlah operator di negara tersebut.
Di luar Amerika Serikat, dukungan mmWave pada iPhone memang tidak tersedia secara luas karena teknologi tersebut terutama digunakan pada jaringan tertentu di AS.
MagSafe Tetap Dipertahankan
Di tengah sejumlah fitur yang kemungkinan menjadi konsekuensi dari desain tipis, Apple diperkirakan masih mempertahankan MagSafe pada iPhone lipat. Sebelumnya, dummy unit perangkat yang beredar tidak memperlihatkan indikasi susunan magnet MagSafe sehingga muncul dugaan bahwa fitur tersebut juga akan dihilangkan.
Namun, casing yang diduga dibuat untuk iPhone Ultra justru memperlihatkan adanya cincin magnet yang mengindikasikan dukungan MagSafe. Mark Gurman juga menyebut indikasi yang diperolehnya menunjukkan Apple berhasil mempertahankan MagSafe pada perangkat lipat tersebut.
(mef/wep)































