Logo Bloomberg Technoz

2. Gunung Semeru

Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Minggu pukul 07.51 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak.

Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan berlangsung selama sekitar 102 detik.

Gunung Semeru saat ini berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mewaspadai potensi bahaya berupa awan panas, guguran lava, lontaran batu pijar, dan aliran lahar.

3. Gunung Ibu

Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pukul 10.04 WIT.

Berdasarkan laporan MAGMA Indonesia, kolom abu teramati mencapai sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 1.925 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong ke arah utara.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sementara sekitar 44 detik. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung.

Gunung Ibu saat ini berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

4. Gunung Ili Lewotolok

Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, juga mengalami erupsi pada Minggu pagi.

Berdasarkan laporan Badan Geologi, erupsi terjadi sekitar pukul 06.11 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 400 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat.

Laporan lain menyebut erupsi Ili Lewotolok disertai suara dentuman dan kolom abu yang kemudian dilaporkan mencapai sekitar 600 meter.

Masyarakat di sekitar gunung api tersebut diminta mengikuti rekomendasi PVMBG dan menjauhi kawasan yang masuk zona bahaya.

Status Gunung Api

Erupsi pada hari yang sama tidak berarti keempat gunung tersebut memiliki tingkat aktivitas yang sama. Status masing-masing gunung ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental oleh PVMBG.

Masyarakat di sekitar kawasan gunung api diminta mengikuti informasi dan rekomendasi resmi PVMBG serta tidak melakukan aktivitas di zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana.

Aktivitas vulkanik dapat berubah sewaktu-waktu sehingga pembaruan status dan rekomendasi keselamatan perlu terus dipantau melalui kanal resmi MAGMA Indonesia dan PVMBG.

(dhf)

No more pages
Bloomberg Businessweek Indonesia

Z-Zone