Logo Bloomberg Technoz

Saham–saham perindustrian, saham transportasi, dan saham infrastruktur menjadi penopang IHSG dengan keberhasilan menguat 1,81%, 1,22%, dan 1,04%, disusul oleh kenaikan saham konsumen non primer sebesar 0,91%.

Di sisi berseberangan, sejumlah saham menjadi pemberat pelemahan IHSG yaitu saham–saham barang baku, saham kesehatan, dan saham teknologi yang mencatatkan penurunan amat dalam, mencapai 1,33%, 1,32%, dan 0,18% point–to-point.

Melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari dropnya sejumlah saham berbobot besar, hingga diperberat oleh tertekannya harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang amblas nyaris 4%, dan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang turun 4%. Hingga saham PT Indofood CBP Tbk (ICBP) drop 3%.

Berikut selengkapnya berdasarkan data Bloomberg, Senin (31/8/2026)

  1. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengurangi 9,42 poin
  2. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengurangi 4,48 poin
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengurangi 3,81 poin
  4. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mengurangi 3,56 poin
  5. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mengurangi 3,21 poin
  6. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengurangi 2,97 poin
  7. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengurangi 2,57 poin
  8. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) mengurangi 1,85 poin
  9. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengurangi 1,35 poin
  10. PT Indofood CBP Tbk (ICBP) mengurangi 1,31 poin

(fad)

No more pages