Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, sebanyak 22 subsektor mengalami ekspansi dan satu subsektor mengalami kontraksi. Subsektor yang ekspansi memiliki kontribusi 98,6% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada kuartal II 2026.
Dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah industri minuman serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia. Sementara satu-satunya subsektor yang mengalami kontraksi adalah industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki.
Berdasarkan variabel pembentuk IKI, pesanan baru pada Agustus 2026 mengalami perlambatan 0,67 poin menjadi 53,13. Sebaliknya, produksi meningkat 0,55 poin menjadi 55,10. Sementara itu, variabel persediaan produk turun 3,16 poin menjadi 46,02 dan masuk ke zona kontraksi.
Febri mengatakan kondisi tersebut menunjukkan pola yang masih serupa dengan Juli, yakni permintaan dan produksi masih relatif tinggi, tetapi industri memilih menahan produk di gudang dan belum melepas seluruhnya ke pasar.
“Industri masih menahan produknya di gudang. Belum mau melepas barangnya di pasar karena ingin melihat bagaimana perkembangan atau dinamika di pasar dan terutama bagaimana apakah ada sesuatu hal yang baru yang bisa meningkatkan demand di pasar,” kata Febri.
Dia mengatakan salah satu faktor yang turut diperhatikan industri adalah kebijakan pemerintah, termasuk kemungkinan adanya insentif yang dapat mendorong permintaan. Selain itu, pelaku industri juga mencermati indikator ekonomi seperti inflasi dan indeks kepercayaan konsumen.
Adapun berdasarkan orientasi pasar, IKI ekspor pada Agustus 2026 tercatat 53,09, turun 0,80 poin dari Juli sebesar 53,95. Sementara IKI domestik berada di level 51,13, turun 0,86 poin dari 51,99 pada bulan sebelumnya. Keduanya masih berada dalam zona ekspansi.
Di sisi lain, tingkat optimisme pelaku usaha terhadap kondisi usahanya dalam enam bulan ke depan tercatat 66,6% pada Agustus 2026. Angka tersebut turun 1,2% dibandingkan bulan sebelumnya. Sebanyak 27,4% pelaku usaha memperkirakan kondisi usahanya stabil, sementara tingkat pesimisme turun 1% menjadi 6%.
(ain)

































