Logo Bloomberg Technoz

BRI Optimalkan Qlola untuk Ekosistem Bisnis Terintegrasi


Dok. BRI
Dok. BRI

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat transformasi layanan perbankan digital bagi segmen bisnis melalui pembaruan Qlola by BRI. Langkah tersebut ditandai dengan soft launch Qlola New Skin pada Kamis (20/8/2026).

Pembaruan ini menjadi bagian dari strategi BRI dalam menghadirkan solusi digital yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah bisnis. Qlola New Skin tidak hanya menawarkan tampilan baru, tetapi juga memperkuat integrasi berbagai layanan transaksi dan operasional dalam satu ekosistem.

Qlola by BRI dikembangkan sebagai platform perbankan digital terintegrasi yang memungkinkan nasabah bisnis mengelola beragam kebutuhan finansial melalui satu akses. Platform tersebut didukung layanan berbasis web serta integrasi application programming interface atau API.

Melalui kapabilitas tersebut, BRI berupaya membantu nasabah menyederhanakan proses pengelolaan keuangan. Integrasi layanan juga diarahkan untuk meningkatkan efektivitas operasional sekaligus memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola aktivitas bisnis.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan pembaruan Qlola by BRI tidak hanya berorientasi pada penyegaran tampilan. Menurut dia, pengembangan tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan pengalaman nasabah ketika mengakses berbagai solusi perbankan.

“Peluncuran Qlola New Skin menegaskan komitmen BRI untuk terus menjadi bank terdepan dalam penyediaan solusi layanan perbankan dan transaksi digital yang inovatif. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengembangan Qlola by BRI mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, sekaligus membantu mereka mengelola transaksi dan operasional bisnis secara lebih sederhana, cepat, serta efisien,” ujar Riko.

Tiga Pilar Pengembangan Qlola New Skin

Pengembangan Qlola New Skin bertumpu pada tiga pilar utama yang menjadi dasar penyempurnaan pengalaman pengguna. Ketiganya mencakup Personalization, Connectivity, dan Seamless User Experience.

Pilar Personalization memungkinkan tampilan serta akses terhadap solusi transaksi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku dalam ekosistem bisnis. Pendekatan ini memberikan ruang bagi nasabah untuk memperoleh akses layanan yang lebih relevan dengan aktivitasnya.

Sementara itu, Connectivity diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antar layanan dan transaksi. Dengan integrasi tersebut, berbagai kebutuhan finansial dapat dikelola melalui satu platform tanpa harus berpindah ke berbagai kanal layanan.

Adapun Seamless User Experience berfokus pada penyederhanaan tampilan dan alur penggunaan. BRI mengembangkan pengalaman tersebut agar proses pengelolaan transaksi dan aktivitas operasional bisnis dapat dilakukan secara lebih mudah, intuitif, dan terpadu.

Berlandaskan ketiga pilar tersebut, Qlola New Skin memberikan akses yang lebih terintegrasi terhadap berbagai solusi pengelolaan keuangan perusahaan. Salah satunya melalui Instant Payment Valuta Asing yang memungkinkan nasabah melakukan pembayaran secara real-time.

Selain transaksi valuta asing, Qlola by BRI juga menghadirkan Efficient Fund Management. Kapabilitas tersebut ditujukan untuk membantu nasabah mengoptimalkan penggunaan dana sekaligus mengatur arus kas sesuai kebutuhan bisnis.

Platform Qlola juga mencakup sejumlah kapabilitas lain untuk mendukung kebutuhan finansial korporasi. Layanan tersebut antara lain Centralized Financial Visibility, Integrated Payment Management, Smart Payroll Management, dan Seamless Payment Collections.

BRI turut menyediakan Strategic Liquidity Management serta Unified Platform for Distribution. Berbagai kapabilitas tersebut dirancang untuk membantu perusahaan memperoleh visibilitas kondisi keuangan, mengelola pembayaran dan penerimaan, serta mengoptimalkan likuiditas dan proses distribusi.

Basis Pengguna dan Transaksi Terus Bertumbuh

Pembaruan Qlola by BRI dilakukan di tengah pertumbuhan penggunaan platform oleh nasabah bisnis. Hingga semester I 2026, jumlah pengguna aktif Qlola by BRI tercatat telah mencapai lebih dari 99.000 pengguna.

Jumlah tersebut meningkat 42,6% secara tahunan atau year-on-year (YoY). Pertumbuhan basis pengguna tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan perusahaan terhadap layanan perbankan digital yang mampu mengintegrasikan berbagai aktivitas finansial.

Pertumbuhan pengguna juga berjalan beriringan dengan peningkatan aktivitas transaksi melalui platform. Pada semester I 2026, volume transaksi Qlola by BRI mencapai Rp8.799 triliun, atau tumbuh 51% YoY.

Kinerja transaksi tersebut menjadi salah satu indikator penguatan penggunaan Qlola by BRI di kalangan nasabah bisnis. Peningkatan aktivitas melalui platform turut memberikan kontribusi terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga atau DPK BRI serta pendapatan berbasis komisi atau fee-based income.

Pertumbuhan tersebut sekaligus memperlihatkan semakin strategisnya layanan digital dalam mendukung kebutuhan transaksi korporasi. Bagi perusahaan, integrasi berbagai fungsi keuangan dalam satu platform dapat memberikan dukungan terhadap efisiensi proses sekaligus pengelolaan likuiditas.

Ke depan, BRI masih akan melanjutkan pengembangan Qlola by BRI dengan memperluas kapabilitas dan memperkuat integrasi layanan. Strategi tersebut diarahkan untuk memastikan platform mampu mengikuti perkembangan kebutuhan nasabah bisnis yang semakin dinamis.

“Ke depan, BRI akan terus memperluas kapabilitas platform, memperkuat integrasi layanan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi setiap pelaku dalam ekosistem bisnis,” tutup Riko.

Dengan Qlola New Skin, BRI menempatkan pengalaman pengguna, konektivitas layanan, dan integrasi solusi sebagai bagian penting dari pengembangan perbankan digital untuk segmen korporasi. Platform tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari infrastruktur digital yang mendukung pengelolaan transaksi dan operasional perusahaan secara lebih efisien.