Logo Bloomberg Technoz

Meskipun para pelaku pasar awalnya menyambut positif langkah pada Rabu tersebut, antusiasme itu tidak bertahan lama karena kebijakan itu dinilai tidak menyelesaikan alasan mendasar di balik kenaikan imbal hasil, kata Mark Malek, Chief Investment Officer di Muriel Siebert & Co. "Langkah tersebut hanyalah pembenahan administratif yang paling bagus pun hanya berdampak jangka pendek."

Bessent berusaha meredam gejolak pasar pada Kamis dengan menyatakan bahwa "apa pun yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam hanyalah sebuah gangguan." Ia juga menambahkan bahwa ekspansi operasi buyback "bisa melebihi ukuran US$4 miliar" dari rencana awal yang dijadwalkan mulai bulan depan.

"Menurut saya, 'opsi put Bessent' tetap akan gagal menahan imbal hasil agar tidak melonjak ke level tertinggi dalam beberapa dekade untuk jangka yang lebih panjang," kata Hardika Singh dari Fundstrat Global Advisors. "Untuk menurunkan imbal hasil dalam jangka panjang akan memerlukan kerja keras yang menyakitkan, yaitu memangkas beban utang."

Para pelaku pasar kini menantikan pidato Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh dalam Simposium Kebijakan Ekonomi Jackson Hole pekan depan untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga acuan.

Dari kabar korporasi, laba Alibaba Group Holding Ltd anjlok lebih dari 75% setelah perusahaan asal China tersebut menggenjot belanja modal kuartalan hingga hampir US$10 miliar demi mempertahankan posisinya di arena AI global yang sangat kompetitif. Sementara itu, Anthropic PBC diperkirakan bakal menyamai atau melampaui rekor rekor penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) milik SpaceX, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

(bbn)

No more pages