Logo Bloomberg Technoz

“Kami menawarkan produk-produk penting dan berkualitas tinggi dengan harga rendah yang konsisten kepada komunitas lokal di seluruh Filipina dan Indonesia. Misi kami adalah untuk memulihkan daya beli dan membuat kualitas hidup terjangkau untuk semua orang,” demikian keterangan O!Save yang dikutip dari LinkedIn, Senin (10/8/2026).

Siapa Pemilik O!Save di Balik Ekspansinya?

O!Save (Dok. O!Save)

Pertanyaan mengenai siapa pemilik O!Save kemudian menarik perhatian seiring dengan perkembangan jaringan tersebut di Indonesia. Mengutip informasi dari berbagai sumber, ekspansi O!Save berkaitan dengan keluarga Gokongwei, salah satu keluarga bisnis besar di Filipina.

O!Save dioperasikan oleh HD Retail Holding Pte. Ltd. Perusahaan tersebut juga memperoleh investasi dari Robinsons Retail Holdings Inc. atau RRHI, salah satu kelompok usaha ritel besar di Filipina.

Robinsons Retail menjalankan bisnis di berbagai segmen ritel. Portofolionya mencakup supermarket, toko obat, department store, serta berbagai jaringan ritel lainnya.

Dalam laporan sebelumnya, RRHI disebut memiliki sekitar 23 persen saham di HD Retail Holding Pte. Ltd. Kepemilikan tersebut membuat nama Robinsons Retail menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai struktur bisnis O!Save.

RRHI sendiri merupakan bagian dari kelompok usaha yang memiliki keterkaitan erat dengan keluarga Gokongwei. Keluarga tersebut dikenal sebagai salah satu keluarga konglomerat terbesar di Filipina dengan kepentingan bisnis yang tersebar di berbagai sektor.

Hubungan bisnis tersebut membuat ekspansi O!Save ke pasar Indonesia menjadi menarik untuk diperhatikan. Pasalnya, perusahaan tidak hanya mengembangkan jaringan ritel di negara asalnya, tetapi juga mulai membangun kehadiran di pasar Indonesia yang memiliki jumlah konsumen sangat besar.

O!Save Tumbuh Pesat di Filipina

Sebelum masuk ke Indonesia, O!Save terlebih dahulu mengembangkan bisnisnya di Filipina. Pertumbuhan jaringan toko menjadi salah satu indikator perkembangan konsep hard discount yang mereka gunakan.

Pada Mei 2025, O!Save mencatatkan pencapaian dengan membuka gerai ke-500 di Bulakan, Bulacan, Filipina. Jumlah tersebut menunjukkan ekspansi yang cukup agresif dalam beberapa tahun setelah jaringan ritel tersebut mulai dikembangkan.

Pertumbuhan tersebut juga memperlihatkan adanya permintaan terhadap konsep ritel yang menawarkan harga rendah. Konsumen dengan tingkat sensitivitas tinggi terhadap harga menjadi salah satu kelompok yang dibidik oleh format hard discount.

Konsep tersebut memungkinkan jaringan ritel menawarkan produk kebutuhan sehari-hari dengan pendekatan harga yang kompetitif. Strategi itu menjadi pembeda dibandingkan model minimarket konvensional yang umumnya menawarkan pilihan produk lebih beragam.

Di Indonesia, konsep tersebut berpotensi menarik perhatian konsumen yang semakin memperhatikan harga barang kebutuhan sehari-hari. Kondisi daya beli masyarakat juga membuat harga menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan berbelanja.

Keluarga Gokongwei dan Bisnisnya

Nama keluarga Gokongwei tidak hanya dikenal melalui bisnis ritel. Keluarga tersebut memiliki kepentingan di berbagai sektor melalui JG Summit Holdings.

Bisnis yang berkaitan dengan kelompok usaha keluarga Gokongwei mencakup makanan dan minuman, penerbangan, telekomunikasi, perbankan, energi, hingga properti. Dengan cakupan bisnis yang luas, keluarga tersebut menjadi salah satu kelompok bisnis berpengaruh di Filipina.

Salah satu perusahaan yang menjadi bagian penting dalam portofolio mereka adalah Robinsons Retail Holdings. Perusahaan tersebut menjalankan berbagai bisnis ritel dan menjadi salah satu aset strategis dalam kelompok usaha keluarga Gokongwei.

Berdasarkan laporan Forbes, keluarga Gokongwei bersama perusahaan investasi privat mereka, JE Holdings, memiliki sekitar 66,6 persen saham Robinsons Holdings. Struktur kepemilikan tersebut memperlihatkan besarnya pengaruh keluarga Gokongwei dalam kelompok usaha tersebut.

Robinsons Retail kemudian menjadi salah satu bagian penting dalam bisnis ritel keluarga. Keterlibatan RRHI dalam HD Retail Holding juga membuat ekspansi O!Save menjadi bagian dari perkembangan bisnis ritel yang lebih luas.

“Robinsons Retail telah tumbuh melalui kepercayaan dan kemitraan para pemegang saham kami,” kata Chairman Robinsons Retail Holdings Robina Gokongwei-Pe.

O!Save Mulai Menantang Pasar Indonesia

Masuknya O!Save ke Indonesia menambah pilihan bagi konsumen yang mencari tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Kehadiran jaringan tersebut juga memperlihatkan bahwa pasar ritel Indonesia masih memiliki daya tarik bagi perusahaan asing.

Berbeda dengan minimarket yang telah lama dikenal masyarakat, O!Save mencoba mengedepankan konsep hard discount. Fokus utamanya adalah menyediakan kebutuhan penting dengan harga yang rendah dan konsisten.

Strategi tersebut membuat O!Save berpotensi menjadi salah satu pemain yang perlu diperhatikan dalam perkembangan industri ritel modern. Namun, persaingan dengan jaringan yang telah memiliki ribuan gerai tentu menjadi tantangan tersendiri.

Indomaret dan Alfamart telah memiliki jaringan luas serta lokasi yang dekat dengan konsumen. Sementara O!Save masih berada dalam tahap membangun dan memperluas jaringan di pasar Indonesia.

Keberhasilan O!Save nantinya akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan mempertahankan harga kompetitif sekaligus memastikan ketersediaan produk yang dibutuhkan konsumen. Lokasi gerai dan strategi ekspansi juga menjadi faktor yang dapat menentukan pertumbuhan bisnis.

Selain itu, pemahaman terhadap karakter konsumen Indonesia menjadi hal penting. Preferensi masyarakat di setiap wilayah dapat berbeda sehingga strategi yang berhasil di Filipina belum tentu memberikan hasil yang sama di Indonesia.

Meski demikian, pertumbuhan O!Save di Filipina memberikan gambaran mengenai potensi model bisnis tersebut. Pencapaian 500 gerai pada 2025 menunjukkan bahwa konsep ritel hard discount memiliki pasar tersendiri di negara asalnya.

Dengan ekspansi yang terus dilakukan, O!Save kini menjadi salah satu pendatang yang menarik perhatian di industri ritel Indonesia. Konsumen mendapatkan alternatif baru untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara industri ritel menghadapi tambahan persaingan.

Jadi, siapa pemilik O!Save? Jaringan ritel tersebut dioperasikan oleh HD Retail Holding Pte. Ltd., dengan Robinsons Retail Holdings sebagai salah satu investornya. Di balik kelompok bisnis tersebut terdapat keluarga Gokongwei yang merupakan salah satu keluarga bisnis terbesar di Filipina.

Kehadiran O!Save di Indonesia sekaligus menjadi bagian dari ekspansi bisnis ritel asal Filipina ke pasar regional. Dengan mengandalkan konsep harga rendah, jaringan ini berusaha membangun posisi di tengah persaingan minimarket yang sudah sangat kuat.

Perkembangan jumlah gerai, strategi harga, serta penerimaan konsumen Indonesia akan menjadi faktor penting untuk melihat seberapa besar O!Save mampu berkembang. Jika ekspansinya terus berlanjut, persaingan bisnis ritel modern di Indonesia diperkirakan akan semakin menarik untuk diikuti.

(seo)

No more pages

Artikel Terkait