Logo Bloomberg Technoz

FTSE Kembali Bekukan Rebalancing Saham Indonesia

Redaksi
19 August 2026 09:59

Ilustrasi Indeks FTSE 100 di London Stock Exchange (Dok Bloomberg)
Ilustrasi Indeks FTSE 100 di London Stock Exchange (Dok Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengelola indeks global FTSE Russel kembali menahan peluang inklusi saham Indonesia ke dalam indeksnya pada tinjauan September 2026.

FTSE membutuhkan waktu untuk mengocok ulang atau rebalancing saham Indonesia sampai review Desember 2026.

“Hal ini dilakukan untuk memberikan periode observasi yang lebih panjang dan memantau efektivitas reformasi pasar,” dikutip dari pengumuman FTSE, Rabu (19/8/2026).


Kendati demikian, FTSE menilai positif upaya benah-benah transparansi saham yang didorong regulator sampai pertengahan tahun ini.

FTSE mengapresiasi keterbukaan informasi ihwal kepemilikan saham di atas 1%, data konsentrasi kepemilikan saham atau high shareholding concentration (HSC) serta peningkatan pelaporan kepemilikan saham.