Logo Bloomberg Technoz

Selain memperbanyak jaringan gerai, FORE juga memastikan belum akan mengembangkan format bisnis bergerak seperti coffee bike atau gerai keliling. 

Perseroan menilai model gerai permanen lebih sesuai dengan segmen konsumen yang dibidik, yakni pelanggan yang menginginkan tempat duduk dan kenyamanan saat menikmati kopi.

Di sisi lain, perusahaan tetap membuka peluang memperluas portofolio bisnis melalui peluncuran merek baru.

"Apakah mungkin suatu hari ada brand baru lagi? Mungkin saja. Karena di Fore itu kami pengennya jadi multi-brand. Jadi lebih mungkin buat brand baru dibandingkan kami main sampai ke level yang harus bicycle atau konsep seperti itu," ujar Fahmi.

Sementara itu, perseroan juga saat ini tengah mengembangkan bisnis Fore Donut, dengan target membuka 25-30 gerai baru sepanjang tahun ini.

Untuk mendukung rencana tersebut, Fore juga sedang membangun pabrik frozen dough di BSD, Tangerang, dengan belanja modal sekitar Rp15 miliar, yang diharapkan dapat mempercepat distribusi bahan baku dan pembukaan gerai di berbagai kota di Indonesia.

(cpa/naw)

No more pages