Logo Bloomberg Technoz

Saham ADM naik hingga 5% dalam perdagangan pra-pasar. Saham tersebut telah naik sekitar 35% sepanjang tahun ini.

Prospek yang membaik ini muncul di tengah upaya banyak negara mencampurkan biofuel dalam jumlah yang semakin besar ke dalam bensin dan solar, serta gangguan pasokan minyak mentah dari Timur Tengah dan ekspor biji-bijian dari Laut Hitam akibat konflik bersenjata.

ADM merupakan salah satu pengolah kedelai dan jagung terbesar, yang merupakan bahan baku utama untuk bahan bakar nabati dan hewani yang sering kali mengikuti pergerakan harga minyak mentah.

Pekan lalu, perusahaan menyatakan berencana memperluas kapasitas pengolahan biji minyak di empat fasilitas di AS guna memanfaatkan lonjakan permintaan biofuel yang dipicu oleh kebijakan AS yang kuat.

Pada Maret, pemerintahan Trump mengumumkan persyaratan pencampuran biofuel ke dalam bensin dan solar yang tertinggi sepanjang sejarah.

Mandat yang agresif ini membuat banyak pihak mengantisipasi pertumbuhan terkait dengan bahan bakar alternatif tersebut. Saingan ADM, Bunge Global SA, pengolah biji minyak terbesar di dunia, juga meningkatkan prospeknya untuk tahun 2026 pekan lalu.

Biofuel secara luas dipandang sebagai pasar berkembang yang penting bagi perusahaan pertanian AS dan petani yang sedang mengalami kesulitan. Para petani telah mencari sumber permintaan baru karena tarif dan ketegangan geopolitik telah menghambat perdagangan dan ekspor ke negara-negara utama, seperti China, pelanggan terbesar kedelai AS.

ADM melaporkan laba yang disesuaikan untuk tiga bulan yang berakhir pada Juni sebesar US$1,84 per saham. Angka tersebut melampaui perkiraan analis sebesar US$1,49 per saham.

Perusahaan menyatakan segmen layanan pertanian dan biji-bijian minyaknya mendapat manfaat dari kebijakan biofuel AS yang kuat dan harga energi global yang tinggi, serta peningkatan ekspor kedelai dan penjualan petani di beberapa wilayah. ADM menyebut volume pengolahan global meningkat hampir 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam bisnis nutrisinya, ADM mengatakan hasilnya sebagian besar didorong oleh pertumbuhan di bidang perasa, di mana laba operasional mencatatkan rekor untuk kuartal kedua.

(bbn)

No more pages