Logo Bloomberg Technoz

“Terutama didominasi impor mesin peralatan mekanik HS84 dengan sharenya sebesar 20,85% dan turun 14,39% secara C to C-nya,” kata Ateng. Sementara itu, Jepang juga mengimpor kendaraan dan bagiannya dengan nilai sebesar US$0,82 miliar serta besi dan baja sebesar US$0,82 miliar.

Sementara, impor yang berasal dari Australia tercatat sebesar US$5,71 miliar dan berkontribusi sebesar 4,96% terhadap seluruh impor non-migas RI di sepanjang semester I-2026.

Impor dari Australia masih didominasi oleh logam mulia dan perhiasan/permata dengan nilai sebesar US$1,5 miliar atau berkontribusi sebesar 23,3% terhadap total impor Australia ke Indonesia, serealia sebesar US$0,69 miliar dengan share terhadap impor sebesar 10,71% dan bahan bakar mineral sebesar US$0,64 miliar dengan kontribusi terhadap seluruh impor dari negara Kanguru ke RI tersebut sebesar 9,92%.

(ell)

No more pages