Logo Bloomberg Technoz

Ia menyebut pemerintah akan terus meningkatkan jumlah peserta akad massal FLPP pada tahun-tahun mendatang. Seperti menargetkan akad massal bagi 71.000 debitur pada akhir 2026, lalu menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 80.000 hingga 90.000 debitur pada 2027.

Sementara pada 2028, pemerintah menargetkan penyelenggaraan akad massal FLPP dapat menjangkau 100.000 debitur.

"Tahun 2028 kami akan undang Bapak untuk 100.000. Kami sangat senang, Pak. Kami belajar banyak, Pak. Kami tidak mau langsung lompat, Pak. Dengan bertahap-tahap begini kami belajar SDM-nya, IT-nya, tata kelolanya supaya siap. Jadi kami senang dengan tim yang memang juga menyiapkan diri dengan baik," tutur Ara. 

Sementara itu, pada sektor Kredit Program Perumahan (KPP), tercatat sebanyak 7.100 debitur yang terdiri dari 6.873 debitur sektor demand dan 227 debitur sektor supply, dengan total nilai komitmen peminatan mencapai Rp880 miliar.

Sebagaimana diketahui, lewat program FLPP, pemerintah memberikan kemudahan akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui suku bunga rendah yang tetap hingga akhir tenor, uang muka ringan, serta cicilan yang terjangkau. 

Per Juli 2026, sebanyak 107.410 masyarakat berpenghasilan rendah tercatat telah menerima manfaat pembiayaan FLPP dengan tingkat keterhunian mencapai 93,35%.

(lav)

No more pages