Logo Bloomberg Technoz

"Jadi kita masih lebih ke arah bagaimana men-support melalui, bukan hanya ke produknya, tetapi ekosistem kemudian people development."

Respons Asosiasi Motor Listrik

Di sisi lain, sebelumnya Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menjawab perihal rencana pemerintah yang akan meluncurkan motor listrik nasional dalam beberapa pekan ke depan. 

PR & Event Executive Aismoli Riniwaty Sinaga mengatakan pihaknya masih menunggu penjelasan resmi pemerintah terkait konsep motor listrik nasional yang belakangan menjadi pembahasan.

"Kami di Aismoli masih menunggu penjelasan resmi dari pemerintah mengenai konsepnya. Karena istilah motor listrik nasional sendiri masih dapat diartikan dalam berbagai bentuk," kata Riniwaty kepada Bloomberg Technoz, pekan lalu. 

"Apakah yang dimaksud membangun pabrikan baru, mengembangkan merek nasional, memperkuat industri komponen, atau program strategis lainnya. Jadi, kami memilih menunggu informasi resmi agar tidak berspekulasi," jelasnya. 

Kendati demikian, terkait kebutuhan membangun pabrikan baru, Riniwaty menilai kapasitas produksi industri motor listrik di Indonesia saat ini sebenarnya sudah memadai.

"Tantangan utama saat ini bukan semata jumlah pabrik, tetapi bagaimana kapasitas yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal melalui pertumbuhan pasar yang sehat," tekannya.

Adapun terbaru, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie di Gedung Sekretariat Kabinet, Senin (27/7/2026).

Salah satu agenda yang dibahas ialah kesiapan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk mendorong lahirnya motor listrik nasional.

"Pembahasan mencakup penguatan peran pengusaha daerah sebagai motor penggerak ekonomi nasional, pengembangan industri listrik, garmen, dan tekstil, serta dukungan terhadap agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional," tulis Sekretariat Kabinet dalam keterangan di media sosialnya, Senin sore. 

Selain itu, dalam pertemuan tersebut turut disoroti pula penguatan industri kendaraan listrik pascaperesmian pabrik bus dan mobil listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang oleh Presiden.

"Kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan industri nasional, menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global sejalan dengan visi pembangunan ekonomi nasional."

Terkait peluncuran motor listrik nasional mulanya disampaikan Presiden Prabowo Subianto  dalam acara Panen Raya TNI dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/6/2026). 

Prabowo bahkan mengatakan akan meluncurkan motor listrik nasional dalam beberapa pekan ini. 
"Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching [meluncurkan] beberapa minggu ini motor listrik nasional," ujar Prabowo.

Di sisi lain, ia menegaskan pemerintah tidak hanya menargetkan hadirnya motor listrik nasional, tetapi juga ingin membangun industri kendaraan nasional yang mampu menghasilkan mobil buatan anak bangsa.

"Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia, kita [juga] akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia," tegasnya.

(ain)

No more pages