Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, Rio mengatakan BEC menargetkan tahap uji coba sebelum resmi beroperasi ditarget pada tahun 2029 sebelum beroperasi penuh pada tahun 2030. 

“Harapan kami di tahun 2029, target commissioning project dapat dilakukan, dan di tahun 2030 secara komersial proyek bisa berproduksi 2 juta ton,” ungkapnya. 

Rio menambahkan bahwa dalam proyek ini, BEC merencanakan akan menggunakan batu bara rendah kalori sekitar 3.300 kcal/kilogram GAR, dengan kebutuhan lahan total sebesar 93 hektare yang semuanya telah dipenuhi melalui Batuta Chemical Industrial Park. 

"Penandatanganan FEED dan EPCC Framework Agreement merupakan milestone penting dalam perjalanan pengembangan proyek ini. Dimulainya tahapan FEED akan menjadi fondasi bagi pelaksanaan proyek secara terukur dan berkelanjutan guna mendukung program hilirisasi nasional, mengurangi ketergantungan impor metanol, serta memperkuat kemandirian industri kimia nasional," ungkap Rio. 

Pengembangan fasilitas Coal-To-Methanol oleh BEC merupakan bagian dari pelaksanaan kewajiban peningkatan nilai tambah batu bara oleh Arutmin dan KPC serta mendukung implementasi kebijakan hilirisasi nasional melalui konversi batu bara menjadi metanol sebagai bahan baku strategis bagi berbagai sektor industri, termasuk petrokimia, manufaktur, energi, dan industri turunannya.

Sebagai bagian dari ekosistem usaha PT Bumi Resources Tbk, melalui Arutmin dan KPC, BEC dibentuk sebagai badan usaha pelaksana pengembangan proyek hilirisasi berbasis batu bara. 

Dalam pengembangannya, BEC menggandeng IKL dan CNCEC sebagai mitra strategis yang akan mendukung pelaksanaan proyek dari tahap perencanaan hingga konstruksi dan commissioning.

Rio mengungkap bahwa sinergi antara BEC, IKL, dan CNCEC dengan dukungan penuh dari pemerintah diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek Coal-To-Methanol sekaligus mendukung terciptanya rantai pasok industri kimia nasional yang lebih kuat. 

“Selain memberikan kontribusi terhadap pengembangan industri hilir berbasis batu bara, proyek ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, menarik investasi, serta memberikan multiplier effect bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” katanya.

(smr/ros)

No more pages