PSN Gasifikasi Batu Bara US$2,3 M Target Commissioning pada 2029
Sabrina Mulia Rhamadanty
29 July 2026 18:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Beberapa perusahaan resmi menandatangani kontrak Front-End Engineering Design (FEED) dan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Framework Agreement untuk pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) gasifikasi batu bara menjadi metanol di Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Perusahaan tersebut ialah PT Bumi Etam Chemical (BEC), perusahaan patungan PT Arutmin Indonesia (Arutmin) dan PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Istana Karang Laut (IKL), dan China National Chemical Engineering Co Ltd (CNCEC).
Presiden Direktur BEC Rio Supin mengatakan proyek ini diperkirakan akan memakan biaya lebih dari US$2,3 miliar dengan target produksi tahap pertama sebesar 2 juta ton metanol dan maksimal 3,6 juta ton metanol pada tahap selanjutnya.
“Proyek diperkirakan akan memakan biaya lebih dari US$2,3 miliar, ini didapat dari hasil bankable feasibility study yang telah kami selesaikan di tahun 2025 yang lalu,” ungkap Rio dalam penandatanganan Kontrak FEED dan EPCC Framework Agreement di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
“Proyek ini sendiri direncanakan akan membangun 2 juta ton produk metanol dalam satu tahun, KPC dan Arutmin berkomitmen untuk mengembangkan sampai dengan 3,6 juta ton produk secara bertahap,” tambahnya.






























