Logo Bloomberg Technoz

"Jadi sudah ada nih ada merah-merah gitu di Papua, di NTT, termasuk juga beberapa daerah di pulau lain, ada di Sumatera, ada sebagian di Jawa saya lihat tadi. Nah itu bagaimana segera. Itu adalah daerah-daerah yang sangat membutuhkan sentuhan gizi langsung kepada masyarakat, kepada anak-anak kita," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah juga telah menyepakati percepatan pembukaan SPPG yang sudah siap beroperasi di daerah dengan prevalensi stunting tinggi.

"Nomor dua sebelum tanggal 5 kita akan memutuskan Pak Kepala BGN segera membuka SPPG-SPPG di daerah-daerah yang stuntingnya tinggi," kata Budi.

Menurut Budi, percepatan pembukaan SPPG tersebut diharapkan dapat mempercepat penyaluran MBG kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, sehingga intervensi gizi dapat segera dilakukan untuk menekan angka stunting.

BGS juga mengatakan pemerintah juga telah menyepakati percepatan pembukaan SPPG yang sudah siap beroperasi di daerah dengan prevalensi stunting tinggi.

Menurut BGS yang mendapatkan informasi dari Sudaryono, BGN telah memiliki sekitar 13.000 SPPG yang siap dioperasikan dan penentuan lokasinya akan diputuskan berdasarkan peta daerah dengan angka stunting tinggi.

"Yang nomor dua yang akan kita lakukan. Karena beliau mau cepat, khusus untuk stunting, beliau tuh sudah punya beberapa SPPG. Yang stunting itu saya baru WA, termasuk sampai lokasi-lokasinya sudah ada tuh kabupaten kotanya. Itu nanti akan segera diputuskan oleh Bapak Kepala BGN sebelum tanggal 5. SPPG yang sudah siap itu dibuka langsung di daerah-daerah yang memang stuntingnya tinggi. Itu kesepakatan kita yang kedua," kata Budi.

Menurut Budi, percepatan pembukaan SPPG tersebut diharapkan dapat mempercepat penyaluran MBG kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, sehingga intervensi gizi dapat segera dilakukan untuk menekan angka stunting.

(dec)

No more pages