Direktur Utama TINS, Restu Widiyantoro mengatakan capaian semester pertama merupakan hasil strategi transformasi operasional dan bisnis hingga mampu menopang pertumbuhan di tengah dinamika industri timah global.
"Peningkatan produktivitas, disiplin dalam pengelolaan biaya, serta optimalisasi operasi menjadi faktor utama yang mendorong pencapaian tersebut," kata Restu dalam keterangan resminya pada Rabu (29/7/2026).
Lebih lanjut, dari sisi arus kas, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai Rp3,32 triliun pada semester I-2026, dibandingkan Rp468,80 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara posisi kas dan setara kas pada akhir Juni 2026 meningkat menjadi Rp4,48 triliun dari Rp1,71 triliun pada akhir 2025.
(dhf)
No more pages



























