Adapun harga saham INDY hingga pembukaan perdagangan Sesi II siang ini, Selasa (28/7/2026), berhasil menguat 3,81% mencapai level tertingginya Rp2.730/saham. Melejitnya harga saham terjadi setelah sebanyak 30 juta saham ditransaksikan.
Sementara itu, sama potensialnya, saham NCKL melesat 2,38% menyentuh level Rp860/saham. Volume transaksi juga ramai mencapai 18 juta saham diperjualbelikan.
Rekomendasi Analis
Konsensus 6 analis yang dihimpun Bloomberg menghasilkan target harga saham INDY berpotensi mencapai Rp4.750/saham dalam 12 bulan ke depan.
Di mana berdasarkan data terbaru, analis UOB Kay Hian, menyematkan merekomendasikan buy/ beli saham INDY. Target harga darinya Rp3.050/saham. Sementara, rekomendasi buy lainnya datang dari analis Mandiri Sekuritas. Ia memberikan target harga amat potensial mencapai Rp4.750/saham.
Untuk saham NCKL, seluruh 23 analis berdasarkan konsensus Bloomberg merekomendasikan beli saham NCKL. Target harga dari konsensus saat ini sebesar Rp1.442/saham.
Analis BNI Sekuritas menjadi salah satu yang merekomendasikan buy saham NCKL jauh di atas target konsensus. Target harga darinya mencapai Rp1.800/saham. Bersama dengan analis DBS Bank yang juga menargetkan saham NCKL mencapai Rp1.900/saham.
Jika ditotal keseluruhannya, 29 analis berdasarkan konsensus Bloomberg merekomendasikan buy/ beli saham INDY dan NCKL.
Daftar Terbaru Saham LQ45
Usai evaluasi mayor, berikut susunan anggota Indeks LQ45 terbaru, yang dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
- AADI
- ADMR
- ADRO
- AKRA
- AMMN
- AMRT
- ANTM
- ASII
- BBCA
- BBNI
- BBRI
- BBTN
- BMRI
- BRPT
- BUMI
- CPIN
- CUAN
- DEWA
- EMTK
- ESSA
- EXCL
- GOTO
- HRTA
- ICBP
- INCO
- INDF
- INDY (Baru)
- INKP
- ISAT
- ITMG
- JPFA
- KLBF
- MAPI
- MBMA
- MDKA
- MEDC
- NCKL (Baru)
- PGAS
- PGEO
- PTBA
- SCMA
- TLKM
- UNTR
- UNVR
- WIFI
(fad)






























