Serikat pekerja tersebut hanya akan mendukung penggabungan jika mencakup jaminan yang mengikat secara hukum bahwa produksi film dan TV tidak akan menurun akibat penggabungan itu, serta pekerjaan di bidang jurnalistik tidak dikompromikan. Porsi produksi yang berasal dari AS pun harus meningkat, ujar serikat pekerja tersebut.
Paramount, pemilik CBS, MTV, dan bisnis media lainnya, minggu lalu telah menyetujui untuk tidak merampungkan penggabungan hingga Juni tahun depan, atau lima hari setelah adanya putusan persidangan yang menguntungkan.
Kedua belah pihak berencana untuk bertemu minggu ini guna membahas kemungkinan tanggal persidangan dan memberikan pembaruan kepada pengadilan pada hari Jumat mendatang, kata Ellison. Waktu pelaksanaan sidang akan ditentukan oleh pengadilan setelah diskusi tersebut.
Penggabungan ini akan menciptakan "perusahaan media yang lebih kuat dan lebih kompetitif dengan skala besar untuk berinvestasi lebih dalam pada penceritaan (storytelling), memperluas pilihan konsumen, dan bersaing lebih efektif dalam lanskap hiburan yang berubah pesat," ujar Ellison dalam memo tersebut.
Mengingat jeda waktu yang diperpanjang dalam transaksi ini, lini masa internal Paramount untuk merencanakan integrasi kedua perusahaan akan mengalami perubahan, kata Ellison.
Sebagai bagian dari ketentuan kesepakatan mereka, Paramount menyetujui untuk membiarkan manajemen Warner Bros. terus menjalankan bisnis sesuai keinginan mereka, termasuk memperluas HBO Max secara internasional dan melepaskan lisensi konten, selama tidak melebihi bulan Desember 2028. Namun, Warner Bros. dilarang melakukan akuisisi besar apa pun.
(bbn)
































