Kenaikan beban operasional seiring dengan ekspansi kedai besar-besaran dari FORE belakangan menekan posisi laba operasional perusahaan.
Beban penjualan FORE yang belakangan ikut mencerminkan ekspansi gerai perseroan mencapai Rp446,99 miliar, naik hampir dua kali lipat dari beban operasi gerai tahun sebelumnya.
Sementara itu, beban umum dan administrasi mencapai Rp92,83 miliar, naik dari posisi tahun sebelumnya sekitar Rp65,23 miliar.
Ekspansi besar-besaran itu juga tercermin dari susutnya kas dan bank pada akhir Juni 2026 menjadi Rp263,96 miliar, minus 34,06% dari posisi kas dan bank pada periode yang sama tahun lalu sekitar Rp400,3 miliar.
Selain itu, total liabilitas FORE naik ke level Rp521,68 miliar yang berasal dari liabilitas jangka pendek sekitar Rp377,51 miliar dan liabilitas jangka panjang sekitar Rp144,16 miliar.
Kendati demikian, ekuitas neto FORE ikut naik ke level Rp737,69 miliar dari posisi akhir 2025 sekitar Rp680,58 miliar.
Sampai akhir 30 Juni 2026, jumlah kedai kopi FORE sebanyak 363 unit dan gerai donat sebanyak 10 unit di Indonesia. Posisi gerai itu bertambah signifikan dari akhir Desember 2025 sebanyak 316 kedai kopi dan 2 gerai donat.
Sementara itu, FORE turut mengoperasikan 4 kedai kopi di Singapura pada periode ini, tidak bertambah dari posisi akhir Desember 2025.
(naw)































