Meski pembelian China selama paruh pertama tahun ini masih 5,6% di bawah level tahun lalu, indikasi dari data pengiriman, khususnya rata-rata pergerakan 30 hari untuk impor LNG, menunjukkan bahwa selisih tersebut kembali menyempit pada Juli.
Kembalinya minat China kemungkinan akan semakin memperketat pasokan global, terutama karena perang di Iran tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Persaingan dengan Eropa untuk mendapatkan kargo diprediksi akan sangat sengit karena para importir di sana bersiap-siap untuk mengisi kembali persediaan bahan bakar menjelang musim dingin.
(bbn)
No more pages






























