Senada, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyampaikan, tekanan jual masih mendominasi pergerakan IHSG setelah indeks terkoreksi 3,05% ke level 5.643. Koreksi tersebut bahkan telah menembus target pelemahan yang sebelumnya diproyeksikan.
"Best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5.472-5.540. Namun, cermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3," kata Herditya.
Dengan masih dominannya tekanan jual dan sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis hari ini, pergerakan IHSG diperkirakan tetap volatil. Pelaku pasar akan mencermati apakah indeks mampu bertahan di area support atau justru melanjutkan pelemahan dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.
(dhf)




























