Logo Bloomberg Technoz

Respons Apindo Soal Harga Gas LNG Industri Jadi US$13/MMBtu

Sabrina Mulia Rhamadanty
30 June 2026 15:40

Jaringan pipa gas. (Carina Johansen/Bloomberg).
Jaringan pipa gas. (Carina Johansen/Bloomberg).

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengatakan penurunan harga gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) industri ke level US$13 per MMBtu menjadi angin segar untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Terdapat penurunan sekitar 35–43% dibandingkan harga sebelumnya yang berada pada kisaran US$20–US$23 per MMBtu. Koreksi biaya energi ini cukup membantu memberikan ruang bagi industri untuk meningkatkan efisiensi operasional,” ungkap Shinta saat dihubungi, Senin (30/6/2026). 

Namun, ia menggarisbawahi bahwa dampak penurunan ini akan sangat bervariasi bergantung pada jenis industrinya.


"Namun, dampaknya terhadap total biaya produksi akan berbeda pada setiap sektor usaha karena sangat bergantung pada intensitas penggunaan gas dalam proses produksinya," ujar Shinta. 

Menurut Shinta, dampak paling signifikan akan dirasakan oleh sektor padat energi seperti keramik, kaca, baja, pupuk, petrokimia, pulp dan kertas, serta subsektor tekstil dan makanan-minuman.