Harga Minyak Dunia Naik Meski AS-Iran Sepakat Hentikan Serangan
News
29 June 2026 06:36

Nicholas Lua - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak naik setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menghentikan aksi saling serang, menyusul eskalasi terbaru yang menyebabkan sebuah kapal tanker raksasa pengangkut minyak mentah Qatar dihantam di dekat Selat Hormuz.
Minyak Brent sempat melonjak hingga 1,9% ke level US$73,39 per barel sebelum memangkas sebagian penguatannya, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$70 per barel. Dalam aksi saling balas akhir pekan kemarin, militer AS meluncurkan serangan ke sejumlah target militer Iran setelah Teheran dituduh menyerang kapal tanker di dekat jalur pelayaran vital tersebut. Di tengah situasi ini, kedua belah pihak dilaporkan telah sepakat untuk menggelar pertemuan darurat pada hari Selasa di Doha, Qatar, menurut laporan Axios yang mengutip sumber pejabat AS yang tidak disebutkan identitasnya.
Kapal tanker sangat besar (very large crude carrier/VLCC) Kiku, yang membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah dan menjadi sasaran serangan, terakhir mengirimkan sinyal posisinya di lepas pantai Fujairah, pelabuhan Uni Emirat Arab di Teluk Oman, dengan status navigasi "not under command" atau tidak dapat dikendalikan. Hingga kini belum jelas sejauh mana insiden terbaru tersebut memengaruhi pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, yang sebelumnya mulai kembali ramai dilintasi kapal setelah adanya kesepakatan sementara antara kedua pihak.
"Pasar kini semakin nyaman memandang pergerakan ini sebagai sesuatu yang bersifat taktis, bukan struktural," kata Chief Investment Officer Karobaar Capital LP yang berbasis di Chicago, Haris Khurshid. "Selama tidak ada perubahan yang benar-benar mendasar, para pelaku pasar akan terus memanfaatkan baik reli maupun penurunan harga."































