Program berlaku untuk perjalanan dengan jadwal keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sedangkan pemesanan tiket telah dibuka sejak 6 Juni 2026.
Stimulus tarif diterapkan di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional, yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Poto Tano, Tanjung Uban–Telaga Punggur, Ajibata–Ambarita, serta Sape–Labuan Bajo.
Program ini berlaku bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan Golongan II dan Golongan IVA, sehingga dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak masyarakat yang melakukan perjalanan antarpulau.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menjelaskan bahwa sebagai lintasan penyeberangan tersibuk di Indonesia, Merak–Bakauheni menerapkan program diskon pada layanan Reguler maupun Express.
Pada layanan Reguler, tarif penumpang pejalan kaki menjadi sekitar Rp18.100, kendaraan Golongan II sebesar Rp46.400, dan kendaraan Golongan IVA sebesar Rp431.200. Sementara pada layanan Express, tarif penumpang menjadi sekitar Rp44.000, kendaraan Golongan II sebesar Rp83.616, dan kendaraan Golongan IVA sebesar Rp550.937.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Ferizy maupun situs resmi trip.ferizy.com. Pemesanan sejak jauh hari membantu pengguna jasa memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan sekaligus mendukung kelancaran operasional pelabuhan, kata dia.
Secara total, pemerintah menggelontorkam program paket stimulus ekonomi sepanjang periode semester II-2026 mencapai sekitar Rp26,34 triliun. Salah satunya untuk transportasi angkutan udara, darat, hingga laut sebesar Rp2,04 triliun.
Kemudian, untuk program magang dan vokasi Rp6,26 triliun; serta bantuan pangan senilai Rp18,04 triliun.
(ain)




























