Robot Humanoid di China Ngemis untuk Biaya Isi Daya Baterai
Redaksi
23 June 2026 14:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebuah video menampilkan robot humanoid mengemis di jalanan China viral di media sosial dan memicu perdebatan mengenai perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Video tersebut direkam di Provinsi Sichuan dan menunjukkan robot berlutut di pinggir jalan sambil meminta sumbangan kepada pejalan kaki, seperti yang dilaporkan The Economic Times, dikutip Selasa (23/6/2026).
Dalam rekaman yang beredar, robot itu dilengkapi wadah donasi, kode QR pembayaran digital, serta papan bertuliskan permintaan bantuan untuk membayar biaya listrik dan mengisi ulang daya baterainya.
Melalui pengeras suara, robot tersebut disebut meminta bantuan karena tidak memiliki dana untuk melakukan pengisian ulang energi. Aksi tidak biasa tersebut langsung menarik perhatian publik. Banyak warganet melontarkan candaan bahwa setelah pekerja manusia terancam digantikan oleh otomatisasi, kini bahkan aktivitas mengemis pun berpotensi dilakukan robot.
Sebagian pengguna media sosial menulis bahwa “tidak ada pekerjaan yang benar-benar aman dari AI”, sementara yang lain menganggap video itu sebagai bentuk pemasaran kreatif.
Robot yang muncul dalam video diduga merupakan model humanoid buatan perusahaan robotika China, Unitree Robotics. Perusahaan tersebut dikenal luas karena mengembangkan robot humanoid dan robot berkaki empat yang telah digunakan untuk berbagai demonstrasi teknologi.
Dalam beberapa bulan terakhir, nama Unitree semakin menjadi sorotan seiring ekspansi industri robotika China dan rencana perusahaan untuk melantai di bursa saham. Selain itu, di bulan Maret lalu robot humanoid dilaporkan ditahan oleh polisi setelah menakut-nakuti seorang Wanita tua di jalan China.
Video lain juga menunjukkan robot Unitree mengenakan wig badut secara tidak sengaja menendang perut seorang anak di sebuah acara. Dalam insiden tersebut, robot itu kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh dengan gerakan anggota tubuhnya mengenai seseorang.






























