Langkah Rupiah Dibayangi Keperkasaan Dolar
Tim Riset Bloomberg Technoz
23 June 2026 08:33

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai kontrak rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar luar negeri bergerak stabil di level Rp17.870-Rp17.872/US$, Selasa (23/6/2026) pukul 07:20 WIB.
Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama masih bertahan tinggi di 101,03, meski harga minyak mentah dunia turun setelah AS beri kelonggaran ekspor Ikepada ran. Minyak mentah WTI diperdagangkan sekitar US$74 per barel, setelah merosot 2,6% pada sesi sebelumnya.
Begitu juga dengan harga minyak Brent yang bergerak stabil di rentang US$78,13-US$78,16 per barel.
Penurunan terjadi setelah pemerintah AS mengeluarkan izin selama 60 hari yang memungkinkan Iran kembali menjual minyak ke pasar internasional. Selain memberi ruang bernapas bagi ekonomi Iran, izin tersebut juga sedikit meredakan ketegangan yang berlangsung dan berpotensi membawa sentimen positif bagi pasar negara berkembang.
Meski begitu, sebagian pasar keuangan Asia yang sudah buka belum menunjukkan tanda-tanda bahwa mata uang kawasan akan bergerak di zona hijau. Sebab, ketidakpastian terkait perundingan antara AS dan Iran masih membebani sentimen pasar.



























