Logo Bloomberg Technoz

“Nah ini adalah untuk perajin tahu dan tempe untuk dijaga subsidi sebesar Rp2 ribu per kilogram dengan target kuota 250 ribu ton,” katanya. 

Airlangga mengatakan, pemberian subsidi tersebut dilakukan apabila harga kedelai, sebagai bahan bakunya, mengalami kenaikan dari harga acuan yang ditentukan oleh pemerintah. Saat ini, kebutuhan kedelai dalam negeri mencapai sekitar 2,5 juta ton yang seluruhnya masih diimpor.

Airlangga bilang,  bantuan beras maupun bantuan stabilisasi pangan ini sudah dirapatkan dengan Menko Pangan dan Menko Pangan sudah bersurat ke Menko Perekonomian dan

Stimulus Lainnya

Selain itu, Airlangga juga membeberkan beberapa pilar utama dari kebijakan stimulus dan insentif tersebut, salah satunya adalah terkait dengan pajak penulis.

“Ini berupa tarif khusus PPH Final royalti, sebesar 1,5% bagi penulis. Regulasi existing itu rata-rata 5-35%, dan ini adalah salah satu dari janji kampanye Bapak Presiden,” katanya.  

Sementara itu, untuk mendorong mobilitas masyarakat, Airlangga juga mengumumkan adanya diskon transportasi untuk periode libur sekolah maupun libur Nataru. 

Selanjutnya pemerintah juga menetapkan bea masuk 0% untuk import LPG bagi industri petrokimia.

“Dengan ini diharapkan bisa meningkatkan nilai manfaat bagi sektor ekonomi sebesar 2,25 triliun berupa pengurangan cost bagi industri terkait dan efek multiplier efek atau efek pengganda yang bisa di dorong,” katanya.

Ia bilang, adanya bea masuk 0% untuk bahan baku plastik ini dapat membantu menahan inflasi terutama karena seluruh packaging makanan dibungkus dengan plastik sambil kita menunggu perkembangan daripada situasi. 

“Dan selanjutnya pemerintah juga terus mendorong untuk import suku cadang pesawat ini diturunkan menjadi 0% ini juga untuk mendukung industri penerbangan dan industri MRO agar daya saing industri MRO juga lebih bisa ditingkatkan,” kata Airlangga.

Selanjutnya terkait program magang dan vokasi juga akan dorong untuk dilaksanakan di paruh kedua di semester kedua dan diharapkan dapat menjadi penggerak  perekonomian di masyarakat. 

(ell)

No more pages