Untuk perdagangan hari ini, Senin (22/6/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut sentimen positif datang dari hasil MSCI 2026 Global Market Accessibility Review, namun masih menyoroti isu transparansi kepemilikan saham, perdagangan terkoordinasi, dan keterbatasan informasi berbahasa Inggris bagi investor asing.
Fokus pasar pekan ini akan tertuju pada pengumuman MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026 WIB yang berpotensi memengaruhi persepsi investor global terhadap pasar Indonesia.
“Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase pullback dan konsolidasi sehat setelah reli signifikan sebelumnya,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Selama bertahan di atas area support 6.070–5.930, lanjut BRI Danareksa, IHSG berpeluang bergerak terbatas dengan kecenderungan menguji area resistance 6.300–6.600 dalam jangka pendek.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah INCO, BUKA, dan HMSP.
Yang juga jadi perhatian pasar, melansir Phintraco Sekuritas, data ekonomi yang akan dirilis pada pekan ini adalah M2 Money Supply. Senada, investor juga menantikan pengumuman dari MSCI mengenai Annual Market Classification Review untuk menentukan status Indonesia di Emerging Market.
Terlebih lagi, Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana bertemu dengan MSCI untuk klarifikasi hasil MSCI Global Market Accessibility Review yang memberikan penilaian negatif pada kriteria Information Flow.
“Secara teknikal IHSG pada pekan ini diperkirakan konsolidasi pada kisaran 6.100–6.250,” mengutip paparan Phintraco.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham ASII, DSSA, ISAT, HMSP, INET, dan DKFT.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, naiknya harga minyak mentah diperdagangan Asia seiring adanya ketidakpastian perundingan damai antara AS dan Iran serta berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu sikap hati-hati investor menunggu status pembekuan rebalancing oleh MSCI berpeluang menjadi tambahan sentimen negatif.
“IHSG diprediksi akan bergerak melemah dengan kisaran support 6.075–5.975 dan resistance 6.280–6.380,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham WIIM, HMSP, GGRM, BBCA, HRUM, dan AKRA.
Panin memproyeksikan IHSG melemah, disebabkan oleh: tensi geopolitik yang kembali meningkat, kembali naiknya harga minyak, serta masih derasnya outflow dana asing.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah WIRG, ISAT, dan UNVR.
(fad)
























