Prodia Line IPO, Pemegang Saham Pengendali Lock Up 8 Bulan
Cahya Puteri Abdi Rabbi
18 June 2026 13:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), perusahaan manufaktur alat kesehatan dan reagen diagnostik yang terafiliasi dengan Grup Prodia, bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
PRDL menawarkan sebanyak-banyaknya 522,9 juta saham baru atau setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan kisaran harga penawaran Rp100-Rp120 per saham, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga Rp62,75 miliar.
Bersamaan dengan IPO, perusahaan juga menggelar program Employee Stock Allocation (ESA) dengan alokasi sebanyak-banyaknya 36,6 juta saham atau setara 7% dari total saham yang ditawarkan.
Menjelang pencatatan saham perdana, para pemegang saham eksisting anak usaha PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) ini juga akan menjalani periode larangan menjual saham atau lock-up period sesuai ketentuan regulator.
Berdasarkan prospektus yang diterbitkan, seluruh saham yang dimiliki para pemegang saham saat ini tidak dapat dialihkan selama delapan bulan setelah pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan OJK (POJK) Nomor 25 Tahun 2017 yang mengatur pembatasan atas saham yang diterbitkan sebelum penawaran umum.






























