Logo Bloomberg Technoz

Setelah keputusan diumumkan, harga obligasi pemerintah AS melemah, dolar menguat, dan saham turun.

Harga Emas jatuh usai sikap hawkish The Fed tahun ini. (Bloomberg)

Keputusan tersebut menandai empat pertemuan berturut-turut di mana para pejabat mempertahankan suku bunga, seiring pergeseran fokus kekhawatiran mereka dari pasar tenaga kerja ke inflasi, yang sebagian didorong oleh dampak perang Iran terhadap harga energi.

Dalam pernyataan pasca-pertemuan, para pejabat mengatakan inflasi masih tinggi dan berjanji untuk mengembalikan stabilitas harga.

Para trader kini sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang karena The Fed lebih memprioritaskan stabilitas harga dibandingkan lapangan kerja.

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil bunga. Pernyataan FOMC juga menghapus referensi mengenai penyesuaian suku bunga lebih lanjut, yang dipandang sebagai sikap hawkish dalam kebijakan moneter.

“Dot plot FOMC yang sangat dan tidak terduga hawkish membuat reli emas baru-baru ini dari level US$4.000 terlihat lebih sebagai dead cat bounce taktis daripada pembalikan tren yang bersifat struktural,” kata Nicky Shiels, kepala strategi logam di MKS Pamp SA.

Dia menambahkan bahwa fakta bahwa setengah anggota komite kini memperkirakan kenaikan suku bunga pada 2026 bukanlah sesuatu yang diantisipasi pasar.

“Mereka mengindikasikan bahwa kebijakan belum berada pada tingkat netral dan mereka akan lebih mengutamakan stabilitas harga dibandingkan tingkat pengangguran,” kata Shiels.

“The Fed kini menjadi penjaga inflasi yang sangat waspada, yang menciptakan hambatan tambahan bagi emas dan investor yang masih berada di pinggir pasar.”

Harga emas sempat pulih pekan ini setelah diumumkannya kesepakatan sementara antara AS dan Iran pada akhir pekan lalu.

Kemungkinan dibukanya kembali Selat Hormuz akan meredakan krisis energi yang telah mendorong inflasi melonjak dan membuat banyak bank sentral mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga, kondisi yang tidak menguntungkan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Logam mulia tersebut telah turun 20% sejak perang dimulai pada akhir Februari.

Dot Plot The Fed Juni 2026. (Bloomberg).

Dalam konferensi pers pertamanya sebagai Ketua The Fed, Warsh menepis kemungkinan untuk meninjau kembali target inflasi 2% milik bank sentral.

“Saya tidak melihat alasan apa pun untuk meninjau kembali target tersebut sampai kami berhasil menegaskan kembali komitmen dan kemampuan kami untuk mencapai sasaran inflasi 2%,” ujarnya.

Para pembuat kebijakan juga melakukan sejumlah revisi terhadap proyeksi ekonomi yang mereka terbitkan pada Maret, tak lama setelah konflik Timur Tengah dimulai.

Proyeksi median inflasi tahun ini naik menjadi 3,6% dari sebelumnya 2,7%. Sementara itu, proyeksi inflasi inti 2026, yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi yang bergejolak, meningkat menjadi 3,3% dari 2,7%.

Harga emas turun 2,5% menjadi US$4.224,17 per ons pada pukul 15.38 waktu New York. Perak merosot 4,1% hingga diperdagangkan di bawah US$68 per ons. Platinum dan paladium juga melemah. Sementara itu, Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,8%.

(bbn)

No more pages