Logo Bloomberg Technoz

Kondisi ini dapat membuat perdagangan menjadi lebih volatil, sehingga saham lebih rentan terhadap pergerakan harga besar yang dapat dengan cepat mengubah nilai pasarnya.

"Itu memang menjadi faktor. Kita berbicara tentang perusahaan dengan jumlah saham publik yang sangat terbatas dibandingkan kapitalisasi pasar yang tercantum di headline," kata Angelo Kourkafas, Senior Global Investment Strategist di Edward Jones.

Valuasi SpaceX dibandingkan dengan perusahaan raksasa lainnya. (Bloomberg)

Kenaikan saham SpaceX, yang telah melonjak 49% dari harga IPO sebesar US$135, mencerminkan permintaan investor yang konsisten dan meredakan kekhawatiran bahwa IPO terbesar dalam sejarah tersebut akan terlalu besar untuk diserap pasar.

Kinerja tersebut juga membuka jalan bagi potensi penawaran saham perdana (IPO) tahun ini dari pesaing di bidang kecerdasan buatan, yaitu Anthropic dan OpenAI, yang keduanya diperkirakan memiliki valuasi di kisaran US$1 triliun.

SpaceX pada Selasa mengumumkan telah secara resmi menyepakati akuisisi terhadap Cursor dalam transaksi yang menilai startup pemrograman berbasis AI tersebut sebesar US$60 miliar.

Berdasarkan dokumen perusahaan, investor Cursor akan memiliki hak untuk menerima saham SpaceX berdasarkan nilai ekuitas tersirat Cursor.

Investor ritel juga menjadi salah satu pendorong utama reli awal saham tersebut.

Menurut data Vanda Research, selama dua hari pertama perdagangan, investor ritel membeli saham SpaceX dalam jumlah yang setara dengan total pembelian mereka di seluruh pasar saham AS sepanjang pekan sebelumnya.

Meski menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia, pendapatan SpaceX masih jauh lebih kecil dibandingkan perusahaan-perusahaan megakapitalisasi lainnya.

SpaceX membukukan pendapatan sebesar US$18,7 miliar pada 2025, sementara Microsoft mencatat pendapatan US$281,7 miliar dan Amazon hampir US$717 miliar.

Pendapatan SpaceX dibandingkan dengan perusahaan raksasa lainnya. (Bloomberg)

Selasa juga menandai dimulainya perdagangan kontrak opsi SpaceX di sejumlah bursa, termasuk Cboe Global Markets dan Nasdaq. Kehadiran opsi ini berpotensi meningkatkan volatilitas saham lebih lanjut.

Bursa opsi lainnya, termasuk yang dimiliki Intercontinental Exchange melalui New York Stock Exchange dan Miami International Holdings, juga diperkirakan akan mulai mencatatkan opsi SpaceX pada awal pekan depan.

Ketika trader membeli opsi call, para market maker yang menjadi lawan transaksi biasanya melakukan lindung nilai dengan membeli saham sesuai eksposur derivatif mereka.

Eksposur tersebut meningkat ketika harga saham naik, sehingga market maker dapat terdorong membeli lebih banyak saham untuk menjaga keseimbangan posisi mereka, yang pada akhirnya menambah momentum kenaikan harga.

Lebih dari 1,6 juta kontrak opsi berpindah tangan saat para trader memasang taruhan bahwa reli SpaceX masih akan berlanjut.

"Jumlah saham yang beredar di publik jelas menjadi bagian dari cerita ini. Inklusi ke indeks juga akan segera datang, yang akan mengubah dana pasif menjadi pembeli wajib terhadap pasokan saham yang dapat diperdagangkan kurang dari 5%. Permintaan mekanis yang bertemu dengan pasokan yang sangat terbatas akan memperbesar setiap pergerakan harga," kata Dave Mazza, Chief Executive Officer Roundhill Financial.

Nasdaq telah mengubah peraturannya untuk memungkinkan saham perusahaan raksasa seperti SpaceX masuk ke indeks lebih cepat. Dengan demikian, saham tersebut berpotensi dimasukkan ke dalam indeks dalam beberapa pekan mendatang.

Hal itu dapat memberikan dukungan tambahan terhadap harga saham karena dana investasi yang melacak indeks akan diwajibkan membeli saham SpaceX. Namun, S&P Dow Jones Indices memutuskan tidak mengubah aturannya untuk mempercepat masuknya perusahaan IPO baru, sehingga SpaceX tidak akan langsung masuk ke indeks S&P 500.

Meski demikian, para pengamat pasar memperkirakan tekanan jual akan meningkat ketika para pemegang saham internal (insider) mulai diperbolehkan menjual saham mereka setelah masa penguncian (lock-up period) berakhir.

Gelombang pertama saham akan dapat dijual setelah SpaceX merilis laporan laba pertamanya, dengan sebagian ketentuan bergantung pada harga saham saat itu. Sementara itu, seluruh kepemilikan Elon Musk masih akan terkunci selama tahun pertama perdagangan.

"Kita tidak akan mengetahui harga keseimbangan yang sesungguhnya sampai periode lock-up mulai berakhir setelah laporan laba kuartal kedua dan pasokan saham yang nyata bertemu dengan permintaan yang ada saat ini," ujar Mazza.

(bbn)

No more pages