Logo Bloomberg Technoz

"Kalau melihat kondisi fiskal kita, saya sih enggak ada masalah," imbuhnya.

Outlook Stabil bagi Danantara 

Dalam laporan terbaru, S&P Global Ratings menetapkan peringkat kredit penerbit jangka panjang ‘BBB’ dan peringkat jangka pendek ‘A-2’ kepada PT Danantara Investment Management (DIM). Outlook yang diberikan stabil mengikuti peringkat kredit sovereign Indonesia.

“Kami dapat menurunkan peringkat DIM apabila kami mengambil tindakan serupa terhadap peringkat sovereign Indonesia,” tulis S&P dalam laporannya, Rabu (3/6/2026).

Peringkat itu diberikan S&P berdasar pada asumsi pemerintah Indonesia akan memberikan dukungan memadai dan tepat waktu terhadap DIM.

“Oleh karena itu, kami menyamakan peringkat DIM dengan peringkat kredit sovereign Indonesia (BBB/Stable/A-2),” kata dia.

Di sisi lain, S&P tidak menetapkan stand-alone credit profile (SACP) untuk DIM karena hal tersebut bukan faktor utama dalam penentuan peringkat.

BPI Danantara dibentuk melalui undang-undang pada Februari 2025 sebagai badan hukum yang sepenuhnya dimiliki Pemerintah Indonesia.

Lembaga ini memiliki mandat untuk mengelola aset-aset BUMN, bersama dengan Badan Pengelola BUMN (BP BUMN), melalui kepemilikan 99% saham pemerintah pada BUMN.

S&P memperkirakan sumber pendanaan utama DIM dalam beberapa tahun ke depan akan berasal dari dividen tahunan yang dibayarkan BUMN Indonesia kepada BPI Danantara.

“Kami mengestimasi pembayaran dividen BUMN mencapai US$5 miliar hingga US$6 miliar per tahun. Dividen yang tersedia bagi DIM merupakan jumlah bersih setelah dikurangi kebutuhan dukungan keuangan dan dukungan pemegang saham kepada BUMN, serta tidak akan dibebani kebutuhan tersebut,” tulis S&P.

Sebelumnya, Moody's Ratings memberikan peringkat kredit Baa2 kepada PT Danantara Investment Management (DIM).

Bersamaan dengan itu, lembaga pemeringkat global tersebut menetapkan outlook negatif untuk seluruh peringkat yang diberikan.

(mfd/ell)

No more pages