Logo Bloomberg Technoz

Dengan 48 Juta Pengguna, BRImo Raih Pengakuan Industri Digital


(Dok. BRI)
(Dok. BRI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Transformasi digital yang dijalankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Super app BRImo sukses meraih penghargaan “Digital Innovation in Business Transformation” dalam ajang Digital Innovation Awards (DIA) 2026 yang diselenggarakan oleh iNews Media Group di iNews Tower, Jakarta, Kamis (21/5).

Penghargaan tersebut diberikan kepada institusi dan individu yang dinilai mampu menghadirkan dampak nyata melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi digital di berbagai sektor. Bagi BRI, penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah transformasi yang dilakukan perusahaan mendapat respons positif dari berbagai pihak.

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BRI dalam beberapa tahun terakhir terus mempercepat pengembangan layanan digital untuk menjawab perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan teknologi dalam aktivitas keuangan sehari-hari.

Melalui BRImo, BRI menghadirkan berbagai layanan yang terintegrasi dalam satu aplikasi. Pengguna tidak hanya dapat melakukan transaksi perbankan dasar, tetapi juga mengakses berbagai layanan lain yang mendukung kebutuhan finansial maupun gaya hidup secara digital.

Saat ini BRImo menyediakan beragam fitur seperti pembukaan rekening secara digital, pembayaran menggunakan QRIS, transfer antarbank, layanan investasi, hingga berbagai layanan finansial dan lifestyle yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi nasabah.

Pengembangan BRImo menjadi bagian penting dari strategi transformasi digital BRI yang bertujuan membangun ekosistem layanan keuangan yang semakin terhubung dan efisien. Upaya tersebut juga menjadi langkah perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat di berbagai daerah.

Data perusahaan menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan BRImo terus mengalami pertumbuhan signifikan. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital yang disediakan BRI.

Adopsi Pengguna Terus Meningkat

Hingga April 2026, BRImo telah digunakan oleh lebih dari 48,43 juta pengguna. Jumlah tersebut menjadikan aplikasi ini sebagai salah satu platform digital perbankan dengan basis pengguna terbesar di Indonesia.

Tidak hanya dari sisi pengguna, aktivitas transaksi yang terjadi melalui BRImo juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Volume transaksi yang tercatat mencapai Rp2.749,17 triliun, sementara frekuensi transaksi telah menembus 2,15 miliar transaksi.

Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa layanan digital kini menjadi bagian penting dalam aktivitas keuangan masyarakat. Kemudahan akses, kecepatan transaksi, dan beragam fitur yang tersedia menjadi faktor yang mendorong tingginya tingkat penggunaan aplikasi tersebut.

BRI menilai perkembangan ini sejalan dengan tren digitalisasi yang terus berkembang di Indonesia. Masyarakat semakin mengutamakan layanan yang dapat diakses kapan saja dan dari mana saja tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa transformasi digital yang dijalankan perusahaan difokuskan untuk menjawab kebutuhan transaksi masyarakat yang terus berkembang.

“BRImo terus kami kembangkan agar mampu menghadirkan pengalaman transaksi yang seamless, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pertumbuhan transaksi digital yang terus meningkat juga memberikan kontribusi positif terhadap penguatan dana murah Perseroan sehingga mendorong struktur pendanaan yang semakin efisien dan berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BRI untuk terus memperkuat inovasi layanan, memperluas inklusi keuangan, sekaligus memperkuat pertumbuhan bisnis Perseroan,” imbuh Dhanny.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengembangan BRImo tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan pengguna, tetapi juga mendukung penguatan fundamental bisnis perusahaan melalui peningkatan efisiensi pendanaan.

Selain itu, keberhasilan BRImo dinilai turut membantu upaya BRI dalam memperluas inklusi keuangan. Kehadiran layanan digital memungkinkan masyarakat yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan untuk memperoleh layanan keuangan secara lebih mudah.

Digitalisasi juga memungkinkan proses transaksi menjadi lebih cepat, transparan, dan aman. Hal ini menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional yang semakin berkembang dari tahun ke tahun.

Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi baru dalam BRImo agar mampu mengikuti perubahan kebutuhan pengguna sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di era digital.

Sementara itu, Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi yang dibarengi dengan peningkatan literasi digital masyarakat.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini telah memberikan dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, komunikasi, hingga aktivitas ekonomi.

“Melalui tema ‘Empowering Indonesia through Digital Literacy’, malam ini kita ingin menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi digital. Karena pada akhirnya, kekuatan transformasi digital bukan hanya terletak pada teknologinya, tapi pada bagaimana teknologi tersebut mampu dipahami, dimanfaatkan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.

Ajang Digital Innovation Awards 2026 menjadi salah satu wadah untuk mengapresiasi berbagai inovasi yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. Penghargaan yang diterima BRImo sekaligus memperlihatkan peran strategis sektor perbankan dalam mendorong transformasi digital nasional.

Dengan pertumbuhan pengguna yang terus meningkat, volume transaksi yang besar, serta inovasi layanan yang berkelanjutan, BRImo diharapkan mampu terus memperkuat pengalaman transaksi digital masyarakat Indonesia. Di sisi lain, platform ini juga diharapkan menjadi pendorong peningkatan inklusi keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang lebih luas di masa mendatang.