Logo Bloomberg Technoz

Pekan sebelumnya, Google meluncurkan sistem operasi Android 17 dan Gemini Intelligence, yang menambahkan fitur-fitur seperti kemampuan untuk membuat widget layar beranda dengan AI. Ada juga mode “Rambler” baru yang menyaring kata-kata pengisi, serta alat yang mampu menangani tugas-tugas seperti menyinkronkan daftar belanjaan dari aplikasi catatan dengan aplikasi pengiriman makanan.

Teknologi Siri Apple Berbasis AI Siap Dirilis. (Dok: Bloomberg)

Fitur AI terbaru Apple mencakup mode Siri baru untuk menganalisis data visual melalui aplikasi Kamera, juga berbagai tool editing di aplikasi Foto, demikian dilaporkan Bloomberg. Fitur-fitur tersebut diluncurkan bersamaan dengan asisten Siri yang telah diperbarui, yang mencakup antarmuka yang didesain ulang dan kemampuan kontrol aplikasi yang lebih mendalam.

Seorang juru bicara Apple yang berbasis di Cupertino, California, menolak memberikan komentar.

Sebagai bagian dari perluasan tool penulisan berbasis AI, Apple merencanakan pemeriksa tata bahasa yang bekerja mirip dengan perangkat lunak Grammarly. Sistem ini muncul dalam menu tembus pandang yang meluncur ke atas dari bagian bawah layar dan menampilkan teks asli bersama dengan saran revisi.

Pengguna dapat menerima banyak saran, menyetujui semua perubahan, atau mengabaikannya sama sekali. Terdapat juga kontrol untuk menunda pemeriksaan tata bahasa dan berpindah antar bagian teks yang ditandai. Fitur ini dikembangkan dari rangkaian Alat Penulisan yang diperkenalkan pada tahun 2024, yang mencakup kemampuan pemeriksaan ejaan dan ringkasan teks.

Apple juga berupaya untuk membuat fitur penulisan AI lebih menonjol di seluruh iOS dan iPadOS. Apple sedang menguji sebuah tombol yang mereka sebut “Write With Siri” pada bagian atas keyboard, serta opsi “Help Me Write” yang muncul saat pengguna mengaktifkan Siri saat bekerja di bidang teks.

Ilustrasi sistem operasi ios milik Apple. (Diolah berbagai sumber)

Produsen iPhone ini selanjutnya sedang mempersiapkan versi terbaru dari Shortcuts, aplikasi untuk membuat fitur penghemat waktu, seperti berbagi ketersediaan jadwal kalender atau merangkum dokumen PDF, serta otomatisasi seperti membuka pintu garasi dan menyalakan lampu saat tiba di rumah.

Versi yang saat ini sedang diuji memungkinkan pengguna membuat shortcut hanya dengan mendeskripsikan apa yang ingin mereka lakukan. Saat ini, pengguna harus membuat pintasan secara manual di dalam aplikasi atau mengunduhnya dari galeri Apple. 

Pada aplikasi yang diperbarui, pengguna akan disajikan dengan prompt yang bertanya, “Apa yang ingin Anda lakukan dengan pintasan ini?” beserta kolom teks untuk mendeskripsikan permintaan tersebut. Sistem kemudian secara otomatis membuat dan menginstal pintasan tersebut di perangkat.

Apple telah mengembangkan beberapa bagian dari pengalaman Shortcuts yang diperbarui ini selama beberapa waktu, dengan Bloomberg News melaporkan inisiatif tersebut menjelang konferensi pengembang tahun lalu.

Terakhir, Apple sedang mempersiapkan fitur yang memungkinkan pengguna membuat wallpaper dengan AI. Pemilih wallpaper mencakup opsi baru yang didukung oleh aplikasi Image Playground untuk membuat latar belakang layar kunci dan layar beranda yang disesuaikan. Google dan Samsung telah lama menawarkan fitur pembuatan wallpaper AI generatif.

(bbn)

No more pages