Google belum lama berkomitmen untuk menginvestasikan US$10 miliar ke Anthropic dengan valuasi US$350 miliar, angka yang sama dengan valuasi perusahaan tersebut pada putaran pendanaan bulan Februari lalu. Google yang dimiliki oleh Alphabet Inc. ini berencana menginvestasikan hingga US$30 miliar lagi ke Anthropic jika startup tersebut berhasil mencapai target kinerja tertentu.
Amazon.com Inc. juga berinvestasi sebesar US$5 miliar di Anthropic dengan valuasi US$350 miliar, serta berencana menyuntikkan dana tambahan sebesar US$20 miliar secara bertahap. Belum jelas apakah kedua perusahaan tersebut akan ikut serta dalam putaran pendanaan mendatang.
Kisah awal berdirinya Anthropic
Didirikan pada tahun 2021 oleh sekelompok mantan karyawan OpenAI, Anthropic telah muncul sebagai pemimpin di sektor AI.
Anthropic telah mengembangkan serangkaian tool AI yang bertujuan untuk merevolusi cara bisnis menangani tugas-tugas mulai dari pemrograman hingga keamanan siber.
Pada awal April, perusahaan tersebut memperkenalkan model baru bernama Mythos yang diklaim mampu mendeteksi dan memanfaatkan kerentanan pada berbagai perangkat software kritis.
Anthropic menilai model tersebut terlalu berbahaya untuk dirilis secara luas dan alih-alih, membiarkan sekelompok perusahaan terbatas mulai mengujinya pada sistem mereka sendiri.
Namun, model AI Mythos telah diakses oleh sekelompok kecil pengguna yang tidak berwenang, demikian dilaporkan Bloomberg News.
Sejalan dengan meningkatnya momentum Anthropic, hal ini memberikan tekanan baru pada OpenAI, yang juga diperkirakan akan go public secepatnya 2026.
Pembuat ChatGPT tersebut dilaporkan telah gagal mencapai beberapa target pendapatan dan pertumbuhan pengguna karena harus bersaing dengan Anthropic dan Google.
OpenAI telah mengambil langkah-langkah untuk merampingkan portofolio produknya yang sangat luas guna berfokus pada agen AI dan model baru. Perusahaan ini belum lama memiliki valuasi US$852 miliar dalam putaran pendanaan yang diselesaikan pada bulan Maret.
(bbn)





























