Harga Minyak Stabil, Pasar Pantau Kelanjutan Perundingan AS-Iran
News
29 April 2026 06:30

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia terpantau stabil seiring fokus investor yang kini tertuju pada langkah selanjutnya dari upaya perdamaian perang Iran. Hampir lumpuhnya Selat Hormuz yang vital telah memperpanjang gangguan yang mengacaukan pasar global.
West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas US$99 per barel setelah sempat menguat 3,7% pada hari Selasa, sementara Brent ditutup mendekati level US$111. Donald Trump menyatakan bahwa Iran telah meminta AS untuk mencabut blokade laut di selat tersebut, sementara kedua pihak tengah bernegosiasi untuk mengakhiri permusuhan yang telah memutus pasokan energi dari Timur Tengah.
Selat Hormuz praktis tidak dapat dilalui sejak konflik pecah pada akhir Februari lalu. Kondisi ini menghentikan aliran minyak mentah, gas alam, dan produk olahan minyak, yang pada akhirnya mendongkrak harga energi. Perang ini juga memicu kekhawatiran akan krisis inflasi, di mana Badan Energi Internasional (IEA) menyebutnya sebagai guncangan pasokan terbesar dalam sejarah.
"Saya rasa AS masih memegang keunggulan yang jauh lebih besar, dan Iran sedang merasakan tekanan dari blokade tersebut," ujar Dennis Kissler, Senior Vice President Trading di BOK Financial Securities Inc.





























