Logo Bloomberg Technoz

IHSG menutup perdagangan Jumat (24/4/2026) sore di zona merah. Dalamnya penurunan membuat IHSG menjadi yang terburuk di Bursa Asia.

IHSG ditutup di posisi 7.129,49 pada penutupan perdagangan. Amblas 3,38% dan 249,11 poin dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Posisi terendah IHSG hari ini menyentuh 7.115,97 sedang tertinggi sempat terjadi sesaat di posisi 7.383,4. Volume perdagangan tercatat melibatkan 47,12 miliar saham, dengan nilai perdagangan mencapai Rp24,33 triliun dan frekuensi yang terjadi 2,68 juta kali diperjualbelikan.

IHSG bergabung bersama Bursa Asia yang menetap di zona merah, index SENSEX (India), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), PSEI (Filipina), Shenzhen Comp. (China), Straits Times (Singapura), SETI (Thailand), CSI 300 (China), Shanghai Composite (China), KLCI (Malaysia), dan Kospi (Korea Selatan), yang melemah dan tertekan masing–masing mencapai 1,27%, 0,91%, 0,67%, 0,6%, 0,43%, 0,36%, 0,35%, 0,33%, 0,08%, dan 0,01%.

Sementara hanya TW Weighted Index (Taiwan), NIKKEI 225 (Jepang), Hang Seng (Hong Kong), dan Topix (Jepang) yang menguat 3,23%, 0,97%, 0,24%, dan 0,01% hari ini.

Dengan demikian, IHSG adalah indeks dengan pelemahan terdalam dan paling amblas di Bursa Saham Asia.

(mfd)

No more pages