Logo Bloomberg Technoz

Marak Penipuan Digital, BNI Tingkatkan Edukasi Nasabah


(Dok. BNI)
(Dok. BNI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meningkatkan upaya edukasi kepada masyarakat terkait maraknya kejahatan siber yang semakin kompleks. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya penggunaan layanan digital perbankan seperti BNIdirect yang menjadi target pelaku kejahatan.

BNI menyoroti sejumlah modus penipuan yang kerap terjadi, mulai dari vishing, phishing, hingga social engineering. Ketiga metode ini dinilai semakin canggih dan memanfaatkan kelengahan pengguna dalam menjaga data pribadi.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan bahwa perkembangan teknologi membawa konsekuensi meningkatnya risiko kejahatan digital. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih memahami berbagai modus yang digunakan pelaku.


"Masyarakat perlu memahami berbagai modus penipuan tersebut agar dapat lebih waspada dan tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Salah satu modus yang paling sering terjadi adalah vishing atau voice phishing. Dalam praktiknya, pelaku menghubungi korban melalui telepon dengan mengaku sebagai petugas bank.