Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, inovasi terus dilakukan baik dari sisi produk maupun kemasan. Hal ini membuat Inni Dawet mulai memiliki pelanggan tetap dan memperluas jangkauan pasar melalui berbagai kanal pemasaran.

Strategi pemasaran pun dikembangkan dengan mengikuti pameran, event, hingga menjalin kerja sama business-to-business. Langkah ini membuka peluang baru dalam meningkatkan volume penjualan serta memperluas jaringan usaha.

Transformasi UMKM Melalui Ekosistem Digital

Untuk memperkuat kapasitas usaha, Rilla aktif mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh Rumah BUMN. Dari proses tersebut, ia mengenal platform LinkUMKM BRI yang memberikan berbagai materi pembelajaran untuk pengembangan bisnis.

Melalui platform ini, pelaku UMKM mendapatkan akses terhadap edukasi yang terstruktur, mulai dari strategi pemasaran hingga pengelolaan keuangan. Hal ini membantu pelaku usaha dalam meningkatkan profesionalisme dan daya saing.

Dalam operasional sehari-hari, Inni Dawet juga memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS dan rekening usaha. Penggunaan layanan ini membuat transaksi menjadi lebih praktis dan pencatatan keuangan lebih tertata.

“Sejauh ini, LinkUMKM sangat membantu dalam pengembangan usaha Inni Dawet, terutama melalui pelatihan dan materi edukasi yang diberikan. Beberapa hal yang paling terasa manfaatnya adalah pemahaman tentang strategi pemasaran digital, pengemasan produk, serta pengelolaan keuangan usaha. Setelah mengikuti pendampingan dan mulai menerapkan ilmu yang didapat, usaha Inni Dawet mengalami peningkatan dalam hal jumlah pesanan dan jangkauan pasar. Promosi melalui media sosial menjadi lebih terarah, sehingga produk lebih dikenal oleh pelanggan baru. Selain itu, usaha juga mulai meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan yang terus bertambah,” ujarnya.

Secara lebih luas, BRI melalui LinkUMKM terus menghadirkan ekosistem pembelajaran bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia. Platform ini dirancang untuk mendukung peningkatan kapasitas usaha secara berkelanjutan.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh 14,98 juta UMKM. Platform ini menyediakan berbagai fitur terintegrasi seperti UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB.

Selain itu, tersedia ratusan modul pembelajaran yang mencakup penguatan soft skill dan hard skill. Materi tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan dinamika pasar yang terus berubah.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa LinkUMKM merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat daya saing UMKM. Pendekatan ini dilakukan melalui pendampingan yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan pelaku usaha.

“Melalui LinkUMKM, BRI berkomitmen menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang mampu membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnisnya secara lebih terarah. Salah satu contohnya adalah Inni Dawet yang memanfaatkan ekosistem ini dalam mengembangkan usahanya melalui pembelajaran dan pendampingan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, kami berharap UMKM dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian nasional,” ungkapnya.

Kisah Inni Dawet menjadi contoh bagaimana UMKM dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang ketat. Dengan memadukan tradisi dan inovasi, serta memanfaatkan dukungan ekosistem digital, usaha ini mampu memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas produksi.

Ke depan, transformasi digital dan penguatan kapasitas usaha akan menjadi kunci bagi UMKM untuk tetap relevan. Inni Dawet menunjukkan bahwa produk tradisional pun memiliki peluang besar untuk bersaing di era modern jika dikelola dengan strategi yang tepat.

(tim)

No more pages