Logo Bloomberg Technoz

IHSG Ditutup Melemah, Saham Minyak dan Gas Justru Menguat

Muhammad Julian Fadli
27 March 2026 17:25

Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 0,94% di posisi 7.097,05 pada Jumat (27/3/2026). Menariknya, sejumlah saham minyak dan gas bumi (migas) berikut ini justru berhasil menghijau, saham ENRG misalnya menguat 12,5% point–to–point.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG terus melanjutkan sesi pelemahan di zona merah dengan penurunan terdalam menyentuh 7.070,21. Laju IHSG berada di level 7.154,55–7.070,21.

Tercatat masih ada penguatan 274 saham, dan sebanyak 379 saham terjadi pelemahan. Sisanya 167 saham stagnan. Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan Rp11,77 triliun dari 19,8 miliar saham yang, dengan frekuensi jual–beli 1,39 juta kali.


Sejumlah saham juga menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham infrastruktur, saham perindustrian, dan saham teknologi mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing minus 1,29%, 1,27% dan 0,97%.

Sedang saham–saham energi yang menaungi saham–saham minyak berhasil melesat di zona hijau dengan menguat 0,34% yang jauh berseberangan dengan IHSG.