Logo Bloomberg Technoz

Meski Pendapatan Naik, Penjualan MIDI di Jabodetabek Turun 7,5%

Artha Adventy
22 March 2026 14:40

Ilustrasi Toko Alfamidi (Dok perusahaan)
Ilustrasi Toko Alfamidi (Dok perusahaan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada 2025 di tengah penurunan kinerja penjualan di wilayah utama, yakni Jabodetabek dan Pulau Jawa.

Berdasarkan laporan keuangan, pendapatan perseroan mencapai Rp20,64 triliun pada 2025, tumbuh 3,79% dibandingkan Rp19,88 triliun pada tahun sebelumnya. 

Namun, secara geografis, penjualan MIDI di Pulau Jawa dan Jabodetabek turun. Perseroan mengelompokkan segmen usaha berdasarkan lokasi gudang, yang mencakup wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), wilayah Jawa di luar Jabodetabek, serta wilayah luar Jawa.


Di Jabodetabek, penjualan turun sekitar 7,55% menjadi Rp7,97 triliun dari Rp8,62 triliun pada 2024. Penurunan juga terjadi di wilayah Jawa di luar Jabodetabek sebesar 1,31% menjadi Rp2,84 triliun dari Rp2,88 triliun.

Di sisi lain, penjualan di luar Jawa justru meningkat menjadi Rp9,79 triliun pada 2025 dari Rp8,37 triliun pada tahun sebelumnya, sehingga menopang pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan.