Kebuntuan anggaran membuat pekerja TSA tidak menerima gaji selama lima minggu, mendorong sebagian dari mereka tidak masuk kerja dan menyebabkan antrean panjang di bandara-bandara utama AS selama musim libur musim semi yang sibuk. Meski Demokrat berulang kali berupaya mendanai TSA secara terpisah, langkah tersebut terhambat oleh Partai Republik.
Menanggapi peringatan Trump, pemimpin mayoritas Demokrat di Senat Chuck Schumer mengatakan presiden memiliki solusi yang mudah.
“Yang perlu dia lakukan adalah menyuruh pihaknya untuk menyetujui rancangan undang-undang kami hari ini yang langsung mendanai TSA,” kata Schumer di Capitol.
Demokrat menolak rencana pengerahan ICE di bandara.
“Saya kira Amerika akan sangat terkejut melihat agen ICE berkeliaran di bandara, seperti ketika mereka mendobrak pintu rumah-rumah, ini hanya kelanjutan dari hal yang sama,” kata Senator Richard Blumenthal dari Connecticut. “Masalah ini bisa diselesaikan dalam satu malam jika Trump mau mengatakan ya atau tidak menghalangi.”
Senator Cory Booker dari New Jersey mengatakan bahwa “orang-orang dari kedua kubu menganggap ini keterlaluan,” meskipun belum ada anggota Partai Republik yang secara terbuka menentang rencana tersebut.
Dalam unggahannya, Trump juga menyinggung anggota DPR Ilhan Omar dari Minnesota, yang kerap menjadi target kritiknya.
Jika rencana tersebut dijalankan, ICE akan memiliki peran baru yang lebih menonjol, di tengah upaya pemerintahan untuk meredam sorotan terhadap penegakan imigrasi setelah operasi kontroversial di Minnesota yang berujung pada penembakan dua warga AS. Bulan lalu, Trump memerintahkan pengurangan operasi tersebut.
Awal bulan ini, Trump mencopot Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem dan mencalonkan Senator Markwayne Mullin sebagai penggantinya, langkah yang dinilai bertujuan meredakan ketegangan.
Operasi keras ICE menjadi inti dari sengketa anggaran yang memicu penutupan sebagian Departemen Keamanan Dalam Negeri. Demokrat menuntut agar setiap pendanaan disertai reformasi dalam prosedur penegakan imigrasi. Negosiasi antara Partai Republik dan Demokrat masih berlangsung sepanjang akhir pekan.
Pemimpin Mayoritas Senat John Thune pada Sabtu mengatakan telah terjadi pembahasan yang “produktif” terkait anggaran Keamanan Dalam Negeri.
“Penawaran telah diberikan dan rancangan legislasi diajukan oleh pemerintah untuk membuka kembali Departemen Keamanan Dalam Negeri dengan sejumlah reformasi yang diminta Demokrat, dan pada titik tertentu Demokrat harus menerima tawaran tersebut,” kata Thune.
Sementara itu, Elon Musk mengatakan dalam unggahan di platform X bahwa ia akan membayar gaji personel TSA selama penutupan berlangsung.
(bbn)






























